Posts Subscribe to InFoGauLComments

Online bookmark Bookmark

Setan Yang Mirip Aku Jagain Wc Putri Sekolah Ku

Hy all, ni gw Boris. Mau posting lagi nih buat yang ke dua karena udah lama soalnya gk posting.

Ini cerita waktu ada kegiatan pencak silat di sekolah gw tercinta, SMPN1 Pkp. Yang nyeritain ini adalah temanku, namanya Sri (alhamdullilah tanggal 15/04/12 kami jadian).
Waktu itu dia pulang yang paling akhir karena dia ngeletakin sepedanya di pojokan dekat kantin. Awalnya waktu dia mau ngmbil sepeda, dia blom ngliat apa-apa. Trus, waktu dia lewat wc cewe, dia ngliat aku yang palsu lagi berdiri termenung di depan pintu wc tersebut. Karena dia penasaran, dia langsung nanya

Sri: Lagi ngapain Ris?
Boris palsu(BP): Lagi nungguin kamu.
Sri: Aku kan suruh kamu nungguin di gerbang?
BP: (menunduk)
Sri: Ris.. kenapa?
BP: (Langsung menoleh ke arah Sri dengan muka yang gk karuan)
Sri: Astagfirullah. Kamu Boris atau bukan?
BP: Aku Boris
Sri: Nggak, kamu pasti penunggu disini? awas, aku mau lewat.
BP: Nggak.. kamu akan disini bersamaku..
Sri: Tidaakk... jangan...

Aku yang sedang berada di gerbang mendengar suara teriakan Sri dan langsung menuju sumber suara. Waktu aku datang, yang ku lihat adalah, Sri sedang bersama genderuwo jelek. Awalnya genderuwo jelek itu tidak menyadari kehadiran ku, kemudian aku langsung berteriak dan genderuwo jelek itu langsung masuk kembali kedalam wc.

Nah, waktu genderuwo itu udah ilang, si Sri tiba-tiba pingsan. Yaa udah, karena tinggal kami berdua yang blom pulang, terpaksa deh aku mesti gendong dia pulang, untung aja badannya gk berat.

Thanks yaa.. kapan-kapan kalau ada waktu aku buat lagi yang baru.
Read more >>

Hantu Nenek Gantung Diri

Saya tinggal di salah satu desa di wilayah Jawa Tengah. Di daerah tempat tinggal saya ada cerita yang diceritakan dari mulut ke mulut tentang seorang nenek, yaitu suwargi (almarhumah) Mbah Parto yang gantung diri dan sampai saat ini arwahnya gentayangan dan sering mengganggu warga.

Sekitar tahun 1970-an, seorang wanita, yaitu Mbah Parto ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Konon karena putus asa tak mampu memiliki keturunan dan ditinggalkan suaminya, wanita tersebut memilih untuk mengakhiri hidupnya. Sejak hari itu, warga di desaku sering diganggu oleh penampakan seorang wanita tua yang menyerupai suwargi Mbah Parto. Beberapa peristiwa kesurupan terjadi berturut-turut akibat warga yang mencoba "membersihkan" rumah berikut areal kebun di sekitar bekas rumah suwargi Mbah Parto.

Warga pun sering melihat penampakannya, yaitu dengan wujud seorang wanita tua, berambut berantakan dengan mata melotot dan lidah menjulur. Seolah tak peduli waktu, setiap menjelang pukul 12 siang pun para buruh tembakau yang bekerja di "oven" di sebelah areal rumah Mbah Parto pun kena getahnya.

Suatu petang Ibu Y yang tinggal di kontrakan dekat bekas rumah suwargi Mbah Parto mengalami kesurupan. Wajah Ibu Y berubah menekuk, dengan mata melotot dan beliau tertawa terkikik khas nenek-nenek. Beliau pun segera dipanggilkan "orang pintar".

Setelah dirituali, Ibu Y berceloteh dengan suara yang berbeda, suara Ibu Y serak sedikit tersendat-sendat seperti orang dicekik, "Wegah lunga aku, salahe, ben, mati sisan yo ra popo bocah iki. Sapa wingi sing nyoba arep ngobong omahku? ngobrak-abrikmomahku?" (Saya tidak mau pergi, salah sendiri, biar, mati sekalian tidak apa-apa anak ini. Siapa yang kemarin mencoba membakar rumahku? Mengobrak-abrik rumahku?).

Orang pintar itu pun membaca beberapa ayat dan doa-doa. Menjelang tengah malam tiba-tiba Ibu Y berteriak kesakitan dan pingsan. Tak berapa lama, beliau bangun dan bertanya, "Iki dho ngopo? Thek aku dirubung wong akeh?" (Ini ada apa? Kok saya dikerumuni banyak orang?).

Semenjak kejadian itu, tidak ada seorang pun berani mencoba membersihkan kebun dan rumah suwargi Mbah Parto. Sesekali, para buruh tembakau masih melihat sesosok wanita tua dengan rambut berantakan, mata melotot dan lidah terjulur berdiri di areal rumah Mbah Parto... sampai saat ini...,

Sekian.


- Anonim -
Read more >>

Sixth Sense Teman

Hai, saya Gavy disini, Mau posting cerita lagi nih. Maaf ya kalau enggak serem atau belepotan. Maklum masih pemula.

Ini cerita teman saya, sebut saja namanya Agus. Saya berteman akrab sama si Agus ini. Tapi saat saya jalan atau nongkrong bareng dia, dia sering sekali bilang kayak gini:

Agus : Fi ..
Saya : Apa ..?
Agus : Cabut yuk, ada yang gak senang nih

Saya pun cuma bisa mengiyakan apa yang dia inginkan. Dan pada bulan Januari (saya lupa tanggal berapa), saya kerumahnya buat ngajakin dia ke net. Saat saya mau manggil dia di depan rumah, dia sms saya. Sms nya begini "Fi, besok pagi aja ya gua temaninnya coznya ada yang lagi mondar mandir didepan rumah gua, gua juga sempat foto tuh orang". Langsung saya ambil langkah seribu buat cabut dari rumah Agus.

Keesokan harinya baru dia cerita ke saya kalau dia sebenarnya punya sixth sense, dan saya pun langsung kaget. Apalagi waktu dia nunjukin foto penampakan itu di Hp nya, tapi sayang banget tuh foto udah terformat sama dia. Dan dia juga pindah rumah karena rumah yang waktu itu saya datangi udah TERBAKAR :( (maaf ya Gus). Sampai saat ini saya sering banget ngeliat yang namanya makhluk halus walau hanya sekelebat. Apa sixth sense itu bisa menular ya ? :/

Mungkin ini aja dulu cerita saya. Kritik dan saran boleh kok, tapi jangan ngatain saya ya. Makasih :)


- Gavyner -
Read more >>

Meneer di Rel Leri Pabrik Gula

Cerita ini dialami oleh almarhum kakek saya.

Dulu (saya belum lahir, bahkan Ibu saya pun belum lahir) waktu kakek saya masih muda (bayangkan saja, kakek saya lahir 1912), beliau bekerja di sebuah pabrik gula di C, Jawa Tengah. Pabrik gula tersebut merupakan pabrik bikinan pemerintah kolonial Belanda sebagai salah satu pabrik penyuplai gula dari Hindia selain pabrik gula di wilayah Cp dan G di Kl.

Saat itu kakek saya memiliki satu sepeda "pit kebo" kesayangan yang selalu mengiringi perjalanan karir beliau sampai nantinya menjadi mandor tebu. Waktu itu, beliau masih pegawai biasa jadi sering lembur bahkan pulang malam, karena naik sepeda dan jarak rumah yang cukup jauh beliau jadi sampai di rumah dini hari.

Suatu malam, beliau pulang sendirian menyusuri rel-rel jalur Leri (kereta pengangkut tebu). Dalam kegelapan, hanya disinari lampu sepeda, di depan, di sisi rel, beliau menangkap sosok bayangan laki-laki jangkung, berambut warna rambut jagung, tinggi dengan pakaian pantalon putih, bercelana pipa putih berjalan perlahan.

Sosok tersebut memegang pipa tembakau dengan tangan kanan, sesekali menghirupnya dengan asap mengepul di udara, tongkat di tangan kiri dan diketuk-ketukkan di sepanjang rel. Dari perawakannya,kakek yakin benar bahwa sosok itu bukan inlander (pribumi), apalagi memakai pantalon dan celana pipa putih begitu rupa. Akan tetapi, kakek yakin tak ada satupun administratur di pabrik tersebut yang orang Eropa asli.

Saat menyalip, kakek membunyikan bel sepedanya, turun hendak memberikan salam. Saat menuntun sepedanya, sejenak kakek menunduk memastikan pijakan. Saat kembali melihat ke samping, beliau terkejut karena tak ada seorang pun di sana. Melihat ke sekitar, sepi, senyap karena memang menjelang tengah malam. Kakek pun langsung naik ke atas sadel dan mengayuh sepeda sekencang-kencangnya.

Sampai sebelum pikun dan kehilangan ingatannya, almarhum kakek selalu menceritakan peristiwa itu pada cucu maupun anak-anaknya.

Sekian dan salam untuk semua!


- Kiriman cerita dari Anonim -
Read more >>

Teror SMS Jayiin

Judul itu mewakili tanda tanya dipikiran ku. Sebelumnya kenalin aku Andita dari Comal. Ku pernah baca postingan tentang Jayiin. Lumayan lah banyak yang bicarain dia. Masalahnya satu, apa benar dia sudah meninggal?

Aku sih belum pernah tau gimana and dimana nya dia. Setelah ku baca postingan perihal Jayiin, dia asalnya dari facebook. Tapi ceritaku ini mungkin jadi salah satu tanda tanya besar bagiku, yang dulu mungkin masih ku anggap lelucon!

Aku lupa tepatnya kapan, di tahun 2011.. aku dapet teror sms dari salah satu nomer 081911651024. Dia sms ku intinya begini : "Tuntutan hati yang dalam. Ku ingin menjadikan ini arti sebuah teman, yang mana tak ada yang pernah tau bagaimana akhir hidupku ini. By Jayiin Triya Latanza".

Aku bingung, bingung banget saat itu. Ini siapa sih iseng2 kirim beginian. Ku hapus tuh sms tanpa ku bales. Lah, setelah itu nomer itu kirim sms itu lagi, ku hapus lagi! dan seterusnya 10x ada kayaknya. Akhirnya aku telepon tuh pake nomor pribadi NGEKK NGOK NGEEKK "NOMOR YANG ANDA TUJU TIDAK TERDAFTAR"

Kaget! nyampe2 gue melongo ngeliatin hp gue. Gue keringet dingin antara aneh dan lelucon! kok bisa yaa, kok bisa ya, itu yang ada dibenakku saat itu! Akhirnya gue baca subhanallah (ajaib beneeerr).

Ok... lanjut. Pas beberapa jam kemudian, sore2 lah kayaknya, hp ku bergetar lagi dapet sms. Ku liat dilayar hp ternyata nomer tadi cz ku inget2 belakang nomer itu 1024. Pas mau dibuka, hp ku ngeBLENK! ALAMAAAK mungkin batere mati, akhirny ku cess deh.

Waaahh aku terperanjat "Loh kok nih batere masih full. Kenapa mati? hp ku error kah?". Nah pas itu ada gambar pesan. Ku inget tadi, Akhirnya ku buka DAN TERNYATA sms misterius dari nomer tadi. Sms seperti yang sebelumnya!

Aku otomatis bingung banget "Ini siapa sih orang atas nama Jayiin Triya Latanza? Jayiin, Jayiin, siapa lagi. Nama kok aneh bener!" pikirku. Berhari2 ku dapet sms dari nomer itu membuat ku gila dan akhirnya ganti nomer! Sempet temanku mencoba cek nomer itu dengan mengirim sms "hay" tapi gak ada jawaban, dan ketika di telepon juga nomer tidak terdaftar. Sungguh ironisss... Ku semakin berasa aneh dan ganjil.

Pas seminggu kemaren ku iseng2 baca cerita misteri lewat google. Ku ketik kata kunci "cerita misteri" dan kubuka salah satu blog2. Sampai akhirnya ku nemuin blog cerita misteri ini dan tanpa disengaja ku nemuin cerita yang bahas mengenai facebook-facebook gitu. Akhirnya ku penasaran dan baca.. "LOOH KOK JAYIIIIIINN? DIA ORANG TOOHH... ADA BENERAN TOOHH..." Aku sampai bingung banget. Sumpah... makanya ku nulis cerita ini berdasarkan pengalamanku.

Mohon maaf jika terlalu bertele-tele ceritanya.
sekarang yang jadi pertanyaan ku
- siapa sih Jayiin itu?
- apakah dia sudah meninggal?
- kenapa aku yang harus di teror?

Terima kasih...
Read more >>

Misteri Rumah Ortu Part 2

Nah malam keempat yang bikin gw terkaget-kaget plus geregetan karena kali ini yang lihat anak gw. Waktu anak gw minta ke toliet, di sebelah toilet dia lihat Mr P lagi nongkrong di atas tiang sumur. Anak gw bilang kalau ada putih panjang di atas, otomatis gw liat ke atas. Bener aja ne si Mr P ada di atas. Pas gw liat, dia lagi terbang ke arah Selatan.

Abis tuh waktu gw mau nidurin anak gw, dia bilang lagi kalau liat anak kecil ada di atas yang lagi liat ke bawah. Gw liat tuh anak emang kecil tapi bertubuh gendut merah dan ada tanduknya di antara alis matanya. Gw langsung aja komat kamit baca doa karena ne makluk belum pernah gw lihat di rumah ortu gw.

Setelah itu beberapa malam kemudian anak gw waktu magrib lihat ada makluk yang membuat dia teriak-teriak karena takut. Katanya ne makluk mau ngambil bunda (gw). Gw yang memang punya kisah pernah mau diculik sama bangsa halus ini langsung aja mencak2 karena memang ne makluk kiriman dari sodara jauh yang ga suka sama keluarga gw.

Karena pertimbangan anak gw yang membuat gw sadar kalau anak gw punya sixsense juga akhirnya gw minta ke suami untuk pulang ke Madura buat minta pagar rumah sekalian anak gw ungsiin. Pulang dari Madura gw sendiri, otomatis aja gw sendiri di rumah. Sebelum pulang ke Jogja gw dinasehatin sama Seorang Kyai untuk berhati-hati karena rumah gw emang udah penuh dengan bangsa halus karena efek dari praktek pengobatan Ruqyah yang membuang sembarangan tuh makluk2 halus.

Sampe rumah, gw siangnya langsung masang pagar rumah. Waduhhh setelah gw pasang rumah gw langsung kerasa panas banget, kayak angin tuh ga bisa masuk. Trus malam harinya rumah gw kerasa banget panasnya seperti ada api yang berputar. Karena panas gw tidur di lantai sambil bawa gelas minum 2 gelas.

Waktu paginya gw bangun... Masyaallah... gw lihat 2 gelas air putih gw yang tadinya penuh itu sekarang ga ada airnya, tinggal gelasnya yang bawahnya retak mau pecah. Padahal ne gelas kacanya tebalnya minta ampun. Setelah di pasang pagar itu rumah terasa sejuk meski diluar panasnya minta ampun, dan sewaktu anak gw pulang dia dah ga pernah liat makluk halus lagi di dalam rumah meski kalau keluar rumah tetep aja liat.

Beberapa bulan kemudian gw pindah rumah karena dapet kontrakkan di dekat daerah Malioboro. Tentang rumah ortu gw, sampe sekarang ga ada yang berani tinggal di rumah itu karena semakin hari kata tetangga gw semakin banyak penampakan dan gangguan yang dilihat tetangga2 gw. Bahkan ada beberapa tetangga yang mendapat hadiah dari makluk2 itu, seperti dilempar batu akik ampe disandungin kakinya ke keris yang tahu-tahu aja muncul dari bawah tanah.

Demikian cerita gw tentang rumah ortu gw, sebenarnya masih banyak cerita tentang rumah itu tapi kayaknya bakalan panjang banget deh ceritanya... Lain kali deh gw cerita.
Read more >>

Misteri Rumah Ortu Part 1

Hai gw Eli yang dulu pernah share cerita di sini. Gw mau cerita ne tentang pengalaman gw sendiri (lagi), kali ini pengalaman gw di rumah ortu gw 4 taon yang lalu.

Rumah ortu gw di perbatasan kota antara kota Jogja dan kota kabupaten paling Selatan Jogja, yang kebetulan juga pinggir jalan. Rumah gw memang sejak dari taon 2005 udah ga ditinggali lagi, apalagi setelah musibah gempa taon 2006 lalu meluluh lantakkan rumahku... so tambah deh gw sama sodara2 gw ga mau tinggal di rumah, sedang ortu gw dua-duanya udah almarhum.

Karena kosong lama akhirnya rumah ortu gw dikontrakin ke orang yang punya usaha pengobatan bekam and ruqyah. Pikir kakak gw kalau di kontrak ruqyah paling ga akan membuat rumah ortu gw jadi bersih dari gangguan2 makluk halus dan sebangsanya. He he waktu itu gw cuma mengiyakan aja meski dalam hati sangsi akan bisa bersih karena secara dari jaman gw kecil rumah gw emang udah ada penunggunya dan gw sering melihat aktifitas mereka.

So setelah dikontrakin ruqyah, gw jarang nengok rumah ortu gw karena gw banyak pergi ke luar kota, kalaupun nengok pasti siang hari. Selalu deh kalau pas gw nengok gw pasti mampir ke tetangga gw buat nyapa atau apalah. Nah dari tetangga gw dapet cerita, setelah dipake buat pengobatan ruqyah, itu rumah gw bukannya bersih dari bangsa yang halus2 tapi malah jadi banyak banget. Tetangga sering melihat ada macam2 penampakan mulai dari mr P ampe Mr G ama anak2nya.

Pernah suatu malam menjelang subuh ada pedagang gerabah berhenti istirahat di teras rumah gw, mungkin karena kelelahan mendorong sepedanya yang bermuatan gerabah segitu beratnya dia ketiduran. Eh... tahu2 dia kebangun dengan bingung karena tahu2 dia bangun ngga berada di tempat dia semula tidur tapi sudah pindah di samping sumur di dalam rumah gw. Kontan aja ne orang teriak histeris karena bingung ga bisa keluar. Waktu dapet cerita itu dari tetangga, gw cuma senyum aja karena yakin itu mesti ulah Mr G yang tinggal di pojok belakang rumah gw, si Mr G ini memang suka keisengan.

Di taon 2009 gw mutusin buat tinggal sementara di rumah ortu gw ini karena kebetulan rumah kontrakan gw dah abis masa kontraknya dan baru nyari2 kontrakan baru yang deket sama malioboro sama kantor. Waktu gw sekeluarga pindah, suami gw dah bilang kalau ne rumah tambah serem aja. Waktu itu gw ketawa aja.

Dapet satu malam tidur di rumah, gw ngerasa kalau penghuni lama udah mulai pada muncul. Waktu itu gw biasa aja karena udah kenal. Malam kedua gw liat Mr G nongkrong di atas beteng rumah seperti kebiasaannya dulu, gw yang pas ada dibawahnya cuma bisa ngomong dalem hati "He lom pindah juga to?". Ehhh ne Mr G nengok sambil menyeringai...

Abis tuh malem ketiga tepatnya magrib, waktu gw lagi masak buat anak gw, gw yang lagi asyik masak ga sengaja nengokin kepala ke arah ruangan yang dikontrakin ke ruqyah (waktu gw pindah rumah ke situ rumah ortu diparoh satu buat dikontrakin ruqyah, satu gw tinggalin dan satu lagi kosong karena rencana mau buat usaha kakak), heee pas gw nengok di depan pintu ruqyah gw lihat makluk yang ga asing buat gw si mbak Siti penghuni kamar paling ujung utara.

Si mbak Siti ini cuma diem aja seperti biasa. Gw sapa aja seperti biasa "Hei mbak kok tumben baru kelihatan, gw pindah sini sama anak gw. Tolong jangan takutin ya?" kata gw ke mbak Siti ini. Ehhh si mbak Siti yang biasanya cuma diem kali ini ngangguk lah. Gw bingung, kok tumben.

Sedikit info ne, si mbak Siti ini dulu katanya orok yang keguguran. Nah sama emaknya cuma dibuang di toilet rumah tetangga gw. Nah yang ngasih nama Siti ini gw, abis bingung seh dulu dari waktu gw kecil ampe gede ampir tiap malam waktu gw nonton TV liat dia ngintip di jendela. Udah deh sekalian aja gw ajak duduk di sebelah gw skalian gw kasih nama Siti.
Read more >>

Tepat 1 Tahun

Hey, Zaky lagi disini, aku ingin posting cerita lagi yang dialami oleh tanteku sebut saja tante Nia. Langsung saja ke cerita ...

Saat itu menurut penuturan tante Nia, tante Nia ini baru pulang kerja tepatnya jam 10 malam. Setelah memberhentikan mobilnya di depan rumah, tanteku ini agak cape dan malas untuk membuka pagar rumah, akhirnya tanteku memutuskan untuk istirahat sejenak di mobil.

Baru sekitar 5 menit, tanteku mendengar suara langkah kaki dari luar mobilnya. Tanteku mulai ketakutan dan akhirnya memutuskan untuk cepat keluar dari mobil untuk membuka pagar. Setelah dibuka dan tante Nia kembali ke dalam mobil untuk memasukan mobilnya, tiba tiba mobil tante Nia bergetar hebat, seketika itu tante Nia panik dan menganggap bahwa ada gempa.

Tetapi tante Nia tersadar kalau getaran itu bukan gempa, karena pada saat itu juga tante Nia melihat hiasan di pintu rumahnya tampak tidak bergerak. Tante Nia langsung kaget dan keluar dari mobilnya. Betapa terkejutnya tante Nia, karena dia melihat seorang anak kecil botak dan hitam sedang menggoyangkan mobilnya. Dengan spontan tante Nia berlari ke rumahnya, tetapi kunci rumahnya tertinggal di dalam tas yang berada di mobil.

Setelah memastikan anak kecil itu telah tiada, tante Niapun kembali mendekati mobilnya. Setelah mengambil kunci dan hendak berlari ke dalam rumah, tiba tiba tante Nia tidak bisa bergerak dan suasanapun berubah menjadi mencekam. Lewat ekor matanya, tante Nia melihat ada sesosok perempuan dengan rambut panjang terurai, berada tepat di sebelahnya.

Spontan tante Nia memejamkan mata sambil berdoa sebisanya. Do`apun diijabah dan semua anggota tubuh tante Niapun mulai dapat digerakan, dengan cepat tante Nia berlari tak tentu arah. Sampai saat lelah pun tiba, tante Nia duduk di pinggir jalan kompleks rumahnya. Tante Nia menangis lirih memikirkan kenapa bisa dia didatangi oleh makhluk seperti itu.

Belum lama tante Nia duduk, tiba tiba terdengar suara tangis wanita. Tante Niapun menoleh ke depan dan ternyata di depannya terbaring seorang wanita dengan muka yang hancur berlumuran darah dan rambut yang acak acakan sedang menangis merintih. Seketika itu juga tiba tiba muncul sesosok anak kecil hitam itu lagi. Tanpa mengetahui kejadian selanjutnya, tante Niapun pingsan.

Keesokan harinya satpam kompleks yang berada di sebelah tanteku dan beberapa warga memberitahukan kalau tadi malam tante Nia berteriak teriak di pinggir jalan, dan kemudian pingsan.

Setelah satpam dan warga sudah bubar, tante Nia berfikir kenapa bisa dia diteror oleh sebangsa makhluk halus, dan tante Niapun tersadar kalau tadi malam adalah malam tepat 1 tahun kejadian kecelakaan. Yah tanteku menabrak seorang ibu muda dan anaknya hingga tewas, tepat beberapa rumah sebelum rumah tanteku.

Sekian dari ceritaku, maaf kalau ceritanya tidak seram.


- Zaky Screamo -
Read more >>

Kisah Misteri di Sanggau Kalimantan Barat

Assalamualaikum.wr.wb Nama saya Muhammad Ardha Wardhana biasa dipanggil Pampam atau Sono. Saya akan menceritakan pengalaman saya yang sampai sekarang membuat bulu kuduq saya merinding, tapi maaf kalau ceritanya tidak seru.

Waktu itu saya baru pindah dari Tangerang ke Sanggau (sebuah kabupaten di Kalimantan Barat). Saya ke Sanggau karena ikut dengan orang tua saya yang juga pindah, dan saya pindah pada tahun 2010 silam, tepatnya pada saat pertandingan terakbar di dunia atau piala dunia.

Pada saat itu saya ikut Nobar (nonton bareng) di taman dekat jembatan gantung yang ada di lingkungan Kantu. Karena jarak dekat maka saya berjalan kaki dari rumah, rumah saya ada di jalan Ahmad Yani no 18 depan puskesmas. Saya berangkat nonton hanya seorang diri.

Ketika babak pertama usai saya ingin membeli rokok dan akhirnya saya pun mencari kios, namun semua kios tutup. Saya pun berjalan menyusuri jalan Ahmad Yani. Ketika saya menemukan gang, saya melihat diujung gang tersebut ada cahaya yang saya kira ada kiosnya. Saya pun mencoba memeriksa dan saya pun masuk gang tersebut.

Di gang tersebut ada sebuah surau yang terletak di tengah2 gang. Ketika saya mulai masuk gang saya mendengar suara "BRRR... Brrr", saya kira itu hanya suara mesin AC, dan saya pun melanjutkan berjalan tanpa curiga sama sekali. Ketika saya hampir mendekati surau tersebut saya mendengar suara "HUUU... HUUU", seperti wanita menangis. Karena hanya samar2 dan tertup oleh suara AC maka saya tetap berjalan.

Dan ketika Saya tepat berada di depan surau, suara tangisan wanita itu semakin keras terdengar. "HUUU... HUUU... HHHUUU... HUUUU". Saya sontak hanya terdiam, dan bulu kuduk saya langsung berdiri. Ketika saya menoleh kebelakang tak ada siapa2, dan saya menengok ke arah surau itu.

Alangkah kagetnya saya, karena disebelah surau itu adalah pemakaman, dan banyak pohon pisang. Saya pun berbalik arah untuk kembali nobar. Namun ketika saya berjalan, suara itu mengikuti saya. Saya pun lari sekuat tenaga dengen mengeluarkan bijuu mode (maklum pecinta Naruto) dan akhirnya saya sampai di tempat saya nobar tadi dan suara itu menghilang.

Esoknya saya demam tinggi... dan saya bertanya ke orangtua saya yang Asli Sanggau. Kata orangtua saya memang kalau orang baru biasanya di buat seperti itu hanya sebagai sebuah perkenalan saja...

Sekian cerita saya. Sekali lagi maaf bila ceritanya kurang seru. Wasalamulaikum wr.wb
Read more >>

Hantu Cewek Di Pintu Rumah Ku

Mau share nie, ini pengalaman nyata ku sendiri. Tanpa basa-basi yah, cekidot:

Pada suatu malam (ntah tanggal berapa, yang aku ingat hari Rabu), aku nginep di rumah nenek. Aku tidur di ruang tamu. Sekitar jam setengah 2 aku kebangun, ntah kenapa aku bangun. Pas udah bangun aku ngerasa ada hawa yang aneh di sekitar ku, perasaan ku jadi gak karuan, merinding2 gimana gitu hehe.

Beberapa saat kemudian aku denger suara orang turun dari tangga, maklum tangganya terbuat dari kayu jadi suaranya jelas banget. Pikiran ku kemana-mana karena ga mungkin ada orang turun dari tangga malem2, mana di lantai 2 khan ga ada orang, tapi aku paksain lihat karena rasa penasaran bisa mengalahkan ketakutan ku. Aku lihat ga ada apa2, tapi setelah aku mau balik ke sofa (aku tidur di sofa) suara orang turun dari tangga ada lagi ampe beberapa kali. Aku cuekin, positiv thingking aja mungkin itu tikus.

Eh beberapa menit kemudian malah ada suara orang mandi di kamar mandi. Pikiran ku jadi ga karuan sampe tubuh ku berkeringat dingin. Aku coba tidur, aku menutup muka ku pake bantal (karena takut). Eh beberapa saat kemudian malah bantal ku ada yang narik2, hii jadi takut banget aku. Akhirnya aku pulang ke rumah ku buat tidur di rumah (jaraknya cuma 2 rumah dari rumah nenek ku).

Eh pas aku udah sampai di depan pintu rumah ku, aku malah ngelihat cewek dengan wajah terkelupas mengucurkan darah dari wajahnya dengan kain putih berambut panjang di depan pintu rumah nenek ku. Aneh nya aku kagak bisa teriak dan ngapa2in, malah makhluk itu ketawa cekikikan sambil ngeliatin aku. Akhirnya aku baca ayat kursi dalam hati 3x, baru aku bisa gerak dan cewek itu hilang. Aku langsung ngetuk pintu rumah ku sambil teriak2 "Emak2".

Akhirnya pintu rumah ku di bukain sama si emak. Aku ga bisa cerita panjang lebar dan aku cuma bisa ngucapin dua kata ke emak ku : "ADA SETAN". Lantas emak ku menyuruh aku wudhu, trus sebelum tidur di suruh baca do`a mau tidur.

Ini cerita ku, apa ceritamu, maap kalau ada penulisan kata. Makasih :D (Add fb ku : rendratauruz@yahoo.com).
Read more >>

Setan Yang Menyerupai Mama Gw

Hai, gw Riko. Gw baru pertama kali ngeshare disini. Oke langsung aja kita ke cerita...

Pada saat gw masih berumur 9 tahun atau kelas 4 SD, gw, mama dan papa gw pergi ke tempat saudara gw di Bandar Lampung (rumah gw di Lampung Selatan cuy/Natar). Pada saat itu yang ada di rumah cuman uni Eka (mba gw) sama tante gw. Mereka berdua emang bisa merasakan atau kadang bisa melihat makhluk yang tidak bisa kita lihat.

Pada malam itu rumah gw mati lampu dan tante gw pun menyuruh mama gw biar cepet pulang (karena udah malam sih, jam 10 maleman). Saat itu uni gw ini minta tante gw anterin ke dapur untuk ngambil minum (maklum uni gw rada penakut waktu itu). Pas uni sama tante gw mau pergi ke dapur, tiba-tiba di jalan untuk ke dapur itu/di tangga ada makhluk yang mirip mama gw tapi yang ini pucat muka nya, jadi mereka kaget dan berpikir itu setan (emang bener sih sebenernya).

Akhirnya kaburlah mereka ke ruang tengah. Tapi uni gw tuh kehausan, jadi mereka nekat lah ke dapur, tapi tiba-tiba setan itu dateng lagi. Akhirnya mereka pun gak berani lagi mau ke dapur sampe lampu nya idup. Lalu pagi harinya mereka menceritakan kepada gw, mama, dan papa. Tapi papa gw mah bilang gini "Itu hanya halusinasi aja, makanya jangan takut dengan begituan".

Sekian cerita dari gw, kalau ada kesalahan kata mohon maklum, karena setiap manusia mempunyai kesalahan pasti nya. Mohon dikoment ya :)
Read more >>

Hantu Penghuni Benteng Van Der Wijck

Assalamualaikum, saya Dimas dari Depok. Saya ingin berbagi salah satu pengalaman yang tak terlupakan.

Singkatnya:

Saya duduk di bangku kelas 8 SMP sekarang. Sebut saja saya di A dan saya mempunyai 4 teman dekat saya sebut saja si B, C, D dan E. Dua bulan yang lalu kami mengadakan kunjungan ke Yogyakarta. Setelah berbagai aktivitas akhirnya malam ke-1 pun tiba.

Pengalaman di malam ke-1 ini ketika kami tiba di suatu hotel untuk beristirahat agarr bisa kembali melanjutkan perjalanan esok hari. Tetapi semua itu diluar rencana bagi saya dan si B, kami adalah sahabat yang dekat sekali sampai kemanapun selalu bersama. Nah kebetulan kami berdua mempunyai banyak pengalaman tentang hal mistik, jadi kami menganggap hal itu wajar.

Malam itu di Hotel angker kami semua menginap. Kebetulan saya nyasar di hotel itu. Ketika itu waktu menunjukkan pukul 23.00 dan saya sedang sendirian mencari kamar. Saat saya melewati ruang makan yang gelap, ketika itu saya melihat hal yang tidak wajar, salah satunya adalah ada perempuan yang sedang menangis di pojokkan.

Lalu karena saya kira itu anak sekolah kami maka saya dekati anak itu dan saya bertanya-tanya. Tetapi dia langsung menengok ke saya dan tidak berkata apa2. Ketika saya menengok ke belakang, dia langsung berada dipandangan saya. Nah saya tengok lagi kedepan dan dia sudah tidak ada. Hal itu langsung saya abaikan...

Saya melanjutkan mencari kamar dan saya menemukan kamar. Ketika itu suasana langsung sepi ketika pukul 23.30 dan banyak kejadian yang saya bersama si B alami..

Lanjut saja, inilah kejadian di benteng...

Nah setelah banyak pengalaman kami lalui. Kami tiba di Benteng Van Der Wijck. Kami tiba disana pukul 16.00 dan sempat melihat-lihat benteng sampai pukul 17.30. Nah waktu itu banyak sekali kejadian yang tidak wajar yang kami berlima lalui.

Dilain waktu.. Rahasia yang tidak diketahui rombongan sekolah kami adalah yaitu adanya ruang bawah tanah di tengah benteng tempat penggantungan hukuman mati. Kebetulan disini ada komplek militer, tempat ini sepi tidak ada petugas bahkan yang diketahui hanya ada rombongan sekolah kami saja.

Nah ketika malam hari suasana lebih sepi lagi. Ketika pulang sholat maghrib dan Isya saya dan teman-teman langsung menyerbu benteng, yah bisa dibilang "sok sok-an berani" dan menantang masalah datang.

Waktu semakin larut menunjukkan pukul 20.30. Ketika itu saya berlima banyak mengalami kejadian aneh-anehlah. Lalu teman saya meminta agar diantar ke toilet dan kami berlima pun ke toilet. Saya dan si B ditinggal kabur si C, D, E karena sesuatu.

Selesai BAK teman saya langsung bersikap aneh dan si B pun berteriak "Awas di belakang lu". Lalu diapun cerita, setelah keluar toilet katanya "Tadi ada wanita tua memakai baju putih dengan muka penuh darah". Lalu saya menengok kebelakang dan waaa... saya pun langsung kabur karena melihat muka tembus pandang di belakang kami dan di pohon.

Nah selanjutnya kami berdua melihat anak-anak yang wajahnya berlumuran darah. Dan malam itu kami sebut malam kacau karena tidak berjalan sesuai rencana dan banyak kejadian yang kami alami...

Sekian cerita saya, lanjutannya akan saya kirim beerikutnya. Maaf kalau tidak menyeramkan. Tolong ambil hikmahnya :)


- Dimas -
Read more >>

Malam Yang Sangat Mencekam

Halo, Saya Rave, saya baru disini. Langsung ke cerita ya..

Saya masih ingat jelas apa yang terjadi hari itu. Kamis malam, 12 April 2012, saya dan teman-teman seperti biasa nongkrong di teras depan rumah teman saya, sebut saja si Rifki. Saat itu kita bercerita tentang horor (maklum malam Jum`at). Seperti biasa, saya membacakan cerita yang saya ambil dari internet dan menemukan blog ini dan mulai membacakan cerita.

Saat itu waktu menunjukkan pukul 21.47 (menurut jam yang tertera di HP saya) dan saya sedang asiknya membacakan cerita, ketika terdengar suara pukulan pintu kamar mandi yang terbuat dari seng di sebelah rumah. Sontak kami merapat dan diam menunggu apa yang terjadi...

Temanku Andi dan Falen yang memiliki six sense melirik ke asal suara dan si Andi mengatakan itu adalah orang. Saya langsung mengelak dan mengatakan bahwa satu-satunya jalan menuju kamar mandi tersebut ada di depan saya dan saya tidak melihat seorangpun melewati jalan tersebut. Lalu si Falen berkata bahwa itu tikus dan saya pun berfikir, tikus tidak mungkin menimbulkan suara pukulan sekeras itu. Saya ingin mengutarakan hal itu tetapi di lain sisi, saya tidak ingin menambah suasana mencekam di sekitar saya.

Sebelum memulai bercerita lagi, saya bertanya kepada Andi apakah boleh saya melanjutkan bercerita tentang horor disini. Andi memperbolehkan dan menjamin tidak akan terjadi apa-apa.

Saya kembali bercerita dengan nada datar untuk menutupi ketakutan yang hampir menguasai saya. Beberapa menit kemudian, terdengar pukulan yang lebih keras berasal dari kamar mandi. Sontak kami semua (kecuali Andi dan Falen) terlonjak dan langsung berlari ke luar rumah. Di jalanan kampung, kami berhimpitan satu sama lain dan menunggu hal-hal yang mungkin terjadi selanjutnya.

Selang beberapa menit, Falen keluar dan mengajak kami masuk kembali ke teras rumah. Saya yang merasa bahwa semua ini adalah ulah saya (membaca cerita tentang kaum "mereka") masuk terlebih dahulu mengikuti Falen yang langsung disusul oleh teman-teman. Saat kami ingin duduk kembali, Andi berdiri dan mengatakan bahwa sebaiknya kami pindah ke tempat lain.

Sebelum berbalik, entah apa yang membuatku menoleh ke arah kamar mandi sebelah rumah, saya melihat seseorang tanpa kaki(melayang) memakai baju putih lusuh kekuningan dengan muka yang hancur dan mata putih yang seakan-akan melotot kepada saya. Saya berjengit dan langsung menatap Andi yang di sambut anggukan oleh Andi seakan-akan dia berbicara "Ya, itulah yang mengganggu kita". Setelah itu, saya pamit pulang lebih awal kepada teman-teman dan meminta Andi untuk mengantarkan saya pulang (penakut banget kan? -_-)

Itulah sepenggal pengalaman yang saya alami sendiri. Mohon maaf tentang penulisannya yang acak-acakan dan saya sangat menghargai kritik dan komentar yang membangun atas cerita ini. Terima Kasih

- Rave Wilde -
Read more >>

Setan di Sumur Sekolah Ku

Hy all.. ketemu lagi bareng Boris, si anak SMPN 1 pkp. Masih ingat kan? kalau gk ingat keterlaluan kalian, masa ama penulis paling muda disini dilupakan? hehehe.. langsung aja deh.

Kejadian nya masih pagi2 banget di sekolah ku. Waktu itu, cuma ada aku, pacar ku (Sri), sama tukang bersih2 sekolah. Aku dan Sri keliling sekolah buat jalan2. Awal nya sih gk ada yang aneh, tapi waktu kami lewat sumur yang ada dibelakang sekolah, aku merasakan ada hawa dingin menusuk. Awal nya sih ku kira cuma aku aja yang ngerasa, cz aku cuma pake jaket tipis.. tapi aku ngeliat Sri kedinginan nya lebih parah dari aku. Jujur aja, jaket nya itu tebel banget lho.

Truss, aku tanya "Ngerasa juga ya?". "Iya nih, kok tiba-tiba dingin banget yah?" jawab nya. Tapi kami belum terlalu memikirkan sampai jauh. Trus, gk tau kenapa si Sri tiba-tiba gemetaran luar biasa banget. Dia lalu mengajak aku buat balik ke gerbang bareng tukang sapu. Tapi aku menolak karena aku masih penasaran dengan hawa dingin itu, yah Sri ngikut aja.

Awal nya pas kami ngelewatin sumur belum ada apa2, tapi tiba-tiba, nama kami berdua dipanggil. Aku noleh kebelakang, gk ada apa2. Truss, aku ngedengar ada orang minta tolong. Ku tanya sama Sri dia ada dengar apa gk, ternyata dia juga dengar. Itu suara setelah kami cari ternyata berasal dari sumur itu, kami pun langsung menuju kesitu, dan kami melihat ada seseorang yang sedang duduk di atas sumur.

Secara gk sengaja, kaki Sri menginjak botol... "treek", dan suara botol itu menyebabkan seseorang tadi langsung menoleh ke arah kami. Awal nya dia hanya menunjukkan wajah nya yang jelek kaya bekas kena tusuk berkali2. Tapi, setelah dia melihat kami terpaku agak lama, dia langsung menunjukkan taringnya.

Awal nya kami mencoba untuk berteriak, tapi suara kami tertahan. Setelah itu dia kembali masuk kedalam sumur, dan baru lah kami dapat berteriak lalu kemudian lari. Si tukang sapu heran melihat kami berlari2 kaya dikejar setan (bukan dikejar sih, tapi ngeliat) langsung nanya "Kok kaya abis dikejar setan gitu?". "Gk pak, bukan dikejar", kata ku. "Lalu?", si tukang sapu pun makin heran. "Abis ngeliat setan pak, di sumur belakang", kata Sri.

Kemudian si tukang sapu pun bercerita kalau di sumur itu ada seorang cewek yang meninggal mengenaskan karena diperkosa orang tak bertanggung jawab. Karena dia terus meronta, dia langsung dilempar ke kawat berduri dan muka nya tersangkut, ia kemudian meninggal. Lalu para orang tadi langsung membuang nya ke sumur tersebut. Mungkin arwah nya penasaran ingin membalas dendam.

Nah, udah dulu ya posting ke 3 ku, cz aku nulis ini dah malem banget. Maaf kalau gk serem.
Read more >>

Udah Males Tau!

Haaaiii!!! Ira di sini... Saya mau cerita tentang rumah saya yang di Depok! Cekidot.

Rumah saya itu letaknya di kec. Cimanggis Depok. Dulu, waktu umur saya masih 5 tahun (Ya... TK lah, itu setiap tengah malam pasti ada suara seperti orang yang menginjak daun2 kering.

Dan juga, di kamar orang tua saya itu ada jendela yang panjang dan remang2 gitu (waktu itu saya masih tidur bersama orang tua), pasti di balik jendela itu ada tuyul memakai topi panjang yang badannya hitam semua mengajak main saya. Karena saya sudah tahu itu hantu, maka saya langsung menarik selimut dan kembali tidur.

Nah, kejadian kedua saat sekarang ini (umur sekarang) saya sedang menuruni tangga dan tiba-tiba saya seperti di slengkat oleh sesuatu sehingga saya jatuh. Karena saya tau kalau di tangga itu ada penunggunya, langsung saya marah "Apaan sih lo! Jangan ganggu deh! Lagi buru2 tau! Kalau udah begini lo mau tanggung jawab ga?!".

Langsung saya turun ke bawah dan bilang sama mama saya "Ma.. Tadi aku di slengkat sama yang di tangga!", ujar saya kesal. "Emang ada.. Om dadan juga pernah bilang `dia` ada di pojokkan tangga" kata mama saya. "Kalo kita bisa liat udah aku jewer setannya! Ganggu2 sembarangan aja!", celetuk kakak saya.

Nah... Sekian cerita dari saya. Sebetulnya masih ada buanyak lagi cerita. Tapi kapan2 aja ya di sharenya!! Oke... Please commentnya :D
Read more >>

Pengalaman Diganggu Mahluk Gaib Part 2

saya Yayan kembali lagi dengan cerita saya yang bagian kedua..

5. Saat umur saya menginjak 17 tahun dan umur ini merupakan saat-saat saya benar-benar merasakan sekali kehadiran mahluk halus dimana waktu itu saat tidur di kamar di kala malam hari (adik saya menginap di rumah saudara), tiba-tiba bulu kuduk saya merinding dan tubuh tiba-tiba bergetar. Di pikiran saya terlintas dibelakang saya seperti ada kehadiran sesosok mahluk (waktu itu saya tidurnya kesamping kanan) dan saya merasakan aura mahluk ini keras sekali sehingga membuat tubuh saya berkeringat hebat sampai-sampai membuat baju basah, tubuh saya terasa kaku dan tentunya saya tidak berani menengok kebelakang. Cukup lama saya tersiksa dalam keadaan ini (sekitar 15 menit). Saat 15 menit berlalu, tiba-tiba tubuh saya sudah bisa digerakkan dan saya memberanikan nengok kebelakang dan ternyata mahluk itu sudah tidak ada lagi. Keesokan harinya, saya merasa rumah ini sangat mencekam yang mengakibatkan efek histeris pada saya (efek ini juga dirasakan adik saya) seperti saya sering melamun, tidak pernah tidur malam, sering berteriak tanpa sebab dan sering pingsan.

6. Sewaktu bapak saya tidur di ruang tamu (waktu itu tengah malam sekitar jam 12), bapak saya merasakan seperti ada yang memeluk sangat erat sekali sampai terasa sangat sesak. Saat bapak saya mengedipkan mata, dia melihat sesosok mahluk leak dengan mata melotot mengeluarkan darah, caling yang panjang dan rambut panjang sekaki berwarna putih sedang memeluk bapaku dengan kuku-kukunya yang panjang. Didalam hati bapaku, dia mengucapkan dewa tri murti (dewa Brahma, Wisnu, Siwa dalam agama hindu beserta mantram tri sandya) dan tiba-tiba mahluk itu mulai melepaskan bapak saya.

7. Dari salah satu efek yang saya rasakan yaitu tidak pernah tidur malam, mengakibatkan saya harus memilih menonton TV sampai pagi atau kalau sudah terasa ngantuk, ya saya tidur (tapi terbilang sangat jarang saya tidur). Pernah disaat saya menonton televisi, saya merasakan pundak saya sangat berat dan paha saya sangat sakit (waktu itu posisi saya lagi duduk di sofa menghadap TV). Saya menjadi heran, kenapa tiba-tiba saya mengalami kondisi seperti ini, apakah saya menderita rematik, pegal-pegal atau semacamnya. Saat itu kebetulan adik saya bangun karena ingin buang air kecil tetapi saat lewat didepan TV (kamar mandi saya dekat dengan ruang tamu) tiba-tiba adik saya (saat ini adik saya sudah berumur 14 tahun) pura-pura tidak melihat saya dan keesokan harinya saya bertanya kepada adik saya "Kemarin malam kok kamu pura-pura gak lihat aku?". Dengan gugup Dedek menjawab "Kemarin malam thu aku lihat kamu sama 2 mahluk besar dimana 1 mahluk yang kecil mirip leak duduk dipundakmu dan yang satu lagi seperti raksasa berbulu putih dan bertaring duduk dipahamu". Saya jadinya berpikir "Pantesan pundak sama paha terasa sakit banget, jadi karena itu toh".

8. Yang terakhir, kejadian saat saya tidur dengan ditemani lilin (waktu itu mati lampu). Saya tidur dari pukul 10 malam dan tiba-tiba udara disekitarku terasa panas sekali lalu seperti ada orang yang sedang menertawakan saya. Saat saya mengedipkan mata, saya melihat kobaran api yang cukup besar diatas kulkas (padahal waktu itu lilin ditaruh diatas piring dan saya taruh piring tersebut diatas kulkas, tapi kok bisa terbakar kulkasnya). Saya pun berteriak memanggil ortu untuk memberitahukan ada kebakaran diatas kulkas tapi anehnya tubuh saya terasa kaku seperti ada yang memegang dan membekap badan saya dan beruntungnya orang tua saya mendengar jeritan saya lalu segera api dapat dipadamkan. Setelah "dipeluasin" sama orang pintar, bahwa ada mahluk iseng yang masuk kekamar saya berwujud wanita berambut panjang sekaki (seperti rangda (istilah Bali)) yang bermain-main dengan api lilin yang waktu itu ditaruh diatas kulkas.

Nah itulah pengalaman saya yang diganggu mahluk gaib, mohon maaf jika tulisannya hancur atau berantakan dan sulit dimengerti ya...


- Yayan -
Read more >>

Pengalaman Diganggu Mahluk Gaib Part 1

Hai teman-teman, perkenalkan nama saya Yayan, saya orang Bali. Pada kesempatan ini saya akan menceritakan pengalaman saya tepatnya dimulai 6 Oktober 1996 dimana saya pernah mengalami serangan fisik maupun mental dari mahluk gaib penghuni rumah saya yang dulu. Oke kita langsung saja masuk cerita.

Ketika saya berumur 6 tahun, saya sekeluarga sudah pindah rumah dari kawasan Pe***** ke kawasan U***g tepatnya berada di Denpasar Timur. Pada mulanya saya tidak menaruh curiga ataupun merasa aneh terhadap rumah baru yang akan saya tempati ini (mungkin hal ini dikarenakan saat itu di kala senja dan suasananya sangat sejuk, maklum disekitar rumah baru saya ini banyak tanaman-tanaman rindang).

Di saat minggu pertama, kedua dan ketiga keadaan berjalan normal di rumah baru saya ini, akan tetapi saat mau menginjak minggu keempat, keadaan sudah terasa asing. Dimana asing disini berarti seolah-olah saya seperti tidak mengenal rumah saya lagi. Keadaaan nyaman, sejuk seolah-olah hilang entah kemana dan keadaan tiba-tiba berubah menjadi mencekam. Hal ini terbukti dari berbagai peristiwa seperti berikut ini :

1. Saya mempunyai seorang adik laki-laki, sebut saja namanya Dedek yang berumur 3 tahun. Sebelumnya Dedek dikenal anak yang pemberani (dalam hal ini artinya tidak takut kemana-mana dan tidak takut sama gelap), tetapi setelah pindah ke rumah baru ini, entah kenapa Dedek tiba-tiba menjadi penakut, sering menyendiri dan berteriak histeris. Dia bilang kepada ortu dan saya bahwa dia sering melihat sesosok kakek-kakek di gerbang depan yang berambut putih panjang, berbaju putih dan bercaling dengan mata melotot tetapi ortu saya tidak percaya dan menganggap itu hanya imajinasi anak-anak saja.

2. Berlanjut dari peristiwa diatas. Dari anggapan ortu saya tentang imajinasi anak terutama si Dedek yang melihat sesosok kakek-kakek yang menyeramkan, semakin hari Dedek semakin takut. Tapi kali ini takutnya menurut saya sangat parah karena kemana-mana Dedek tidak bisa lepas dari ibu saya, minta ditemanin kemana-mana. Dia bilang sosok kakek-kakek bercaling itu terus mengikutinya kemanapun dia pergi.

3. Sering terdengar suara hentakan kaki, tembok yang dipukul-pukul, suara-suara aneh didalam rumah dan itupun tidak mengenal waktu siang atau malam. Menurut saya yang paling spoky saat malam hari sekitar diatas jam 12 selalu terdengar suara yang berat seperti ini "heeehh..heeehhh..heeehhh", dan itu selalu terdengar di kamar saya. Anehnya dikamar ortu saya tidak terdengar suara itu (kamar tidur di rumah saya yang baru ini hanya ada dua kamar).

4. Dulu pernah saya dan adik saya dalam istilah Balinya "dipeluasin" (artinya diterawang) oleh ortu di balian (orang pintar), katanya saya dan adik saya mempunyai six sense tetapi adik saya yang lebih peka dan berhubungan dengan masalah six sense ini. Saat umur saya 10 tahun dimana waktu itu saya lagi tidur siang, saat bangun saya melihat asap yang sangat transparan berwujud sesosok mahluk yang tinggi. Tapi setelah saya coba lihat dengan teliti, ternyata asap tersebut semakin lama semakin menghilang. Setelah melihat itu, saya pun menjadi sangat merinding.

Berlanjut...
Read more >>

Firasat Buruk Saat Melewati Rumah Kosong

Hy guy.. salam sejahtera buat sahabat misteri. Perkenalkan saya Kiki, mungkin bagi kalian nama saya sudah tidak asing haha. O ya saya mau share cerita ni, mudah2an ceritanya serem and menegangkan, dan saya minta maaf apabila dalam penulisan saya masih berantakan, maklum masih newbie.. haha

Cerita ini udah lama saya alami ya kira2 4 thn yang lalu. Saya yang sudah janji hari Sabtu mau maen ke humz doi (sebut aja Fitri) berangkat sekitar jam 17:00. O ya humz Fitri di daerah LA (l****** a***** ). Sekitar jam 19:20 saya sampai.

Seperti biasa saya dan fitri ngobrol di teras. Saking asiknya ngobrol saya sampai lupa waktu, pass liat jam tangan waktu menunjukan jam 00:15. Akhirnya saya pamit sama orang tua Fitri. Sesudah pamit langsung saya nyalain motor. Didalam perjalanan pulang saya teringat kata si Fitri "Nanti kalau lewat rumah kosong hati2 ya beb". Saya hanya menganggukkan kepala saja.

Sebenarnya sih uda ada firasat buruk sama itu rumah kosong, dan firasat itu benar terjadi. Pass mau lewat rumah kosong itu tiba2 motor mati total. Saya sudah mensela menstarter motor tapi tetap tidak mau hidup. Dalam kondisi panik saya trus berusaha namun hasilnya sama saja. Tanpa sengaja saya meliat rumah kosong itu.

Saya kaget bukan maen cz saya meliat mr poci sedang melayang diatas rumah. Dan yang bikin saya takut lagi yaitu ketika melihat ke belakang. Saya meliat mis kunti sedang duduk di dahan pohon kira2 jaraknya 5 M dari saya. Sambil ketawa cekikikan dia terus memandang saya dengan tatapan yang dingin dan senyum manisnya.

Manis sih emang senyumnya, tapi sayang bikin bulu kuduk berdiri haha. Saking takutnya saya sampai pingsan di tempat. Pass bangun saya sudah ada di humz doi. Saya heran kenapa doi nangis, dan kata orang disekitar sana saya masih untung bisa selamat dari kejadian semalam. Sekarang saya baru sadar mengapa doi nangis.

Ok sampai disini dulu cerita saya. Sebenarnya sih masih banyak cerita misteri yang saya mau share, berhubung waktu yang tidak menentukan jadinya saya share 1 dulu ya. Kapan2 saya akan berbagi cerita saya lagi.

Salam


- Kiki Bho3razt -vvv
Read more >>

Dicakar Setan

Hy ini aku Adi yang dulu kirim cerita akur lagi gara-gara hantu. Langsung saja...

Kejadian ini terjadi waktu lebaran Idul Adha tahun 2010 lalu, tepatnya ketika malam takbiran. Awalnya seperti biasa kalau malam takbiran aku dan teman-teman ku selalu ikut takbiran sampe malem, ada yang sampe pagi juga sih, tapi aku ngak ikut karena dah ngantuk banget.

Seperti biasa sebelum tidur aku sikat gigi. La pas waktu mau ke kamar mandi aku merasa seperti terjadi gempa agak keras. Aku langsung balik ke rumah dan tanya sama orang tuaku, tapi anehnya mereka gak kerasa apa-apa. Aku yang masih bingung kembali ke kamar mandi untuk sikat gigi. Setelah sikat gigi aku coba untuk tidur walaupun masih bingung dan masih mikirin kejadian yang tadi. Tapi ya sudahlah pikirku, paling besok juga dah lupa.

Waktu aku mulai mejamin mata tiba-tiba aku ngerasa seperti ada cahaya yang sangat terang dari atas genteng bergerak dari kiri ke kanan (diatas kamarku ada genteng dari kaca jadi aku bisa lihat jelas banget). Saking terangnya, waktu mata terpejampun masih terasa silau banget, seperti waktu merem mata kita di senterin (paham kan?).

Aku sangat kaget, tapi berhubung dah ngantuk banget aku coba tuk merem lagi dan ada cahaya lagi, sekarang dari kanan ke kiri, aku mulai ketakutan. Setelah itu aku coba tidur miring biar gak lihat itu benda gak jelas. Tapi setelah aku berhasil tertidur aku terbangun di tengah malam dan ketindihan.

Aku merasa seperti berada di ruang yang sangat putih dan lampu yang sangat terang dan aku merasa tubuh ku seperti diraba-raba dan tubuh ku pun semakin lemas dan tak bisa digerakkan. Lalu mata ku terpejam lagi dan aku bangun dipagi hari. Aku buru-buru ke kamar mandi karena udah kesiangan mau salat ied dan belum salat subuh. Tapi waktu buka baju aku kaget karena di dada ku ada bekas cakar...

Dari bekasnya terlihat ada lima jari, bekasnya lebih besar dari cakar kucing tapi lebih kecil dari ukuran tangan manusia. Tentu saja aku heran padahal aku tidur pake baju seragam silat + kaos + jaket dan bajuku sama sekali gak ada yang kebuka. Dan entah kenapa seharian itu aku pusing2 dan tubuh rasanya seperti mau melayang (rasanya waktu kita kalau lagi demam dan panas tinggi). Aku ceritakan kejadian itu ke tetangga dan kata dia mungkin aku udah dicakar setan.

Sekian dulu. Sampe sekarang aku juga gak tau itu apa. Di tunggu komentnya!


- Adi -
Read more >>

Pengalaman Saat LDKS OSIS

Hai semua, kenalin aku L (maaf aku harus sembunyiin identitas aku karena cerita-cerita yang akan aku kirim disini merupakan kisah nyata yang dialami oleh aku, teman-temanku, dan keluargaku). Aku adalah pendatang baru disini. Sebenarnya aku udah tau blog ini lama tapi baru sempet ngepost sekarang. Oke cerita yang aku kirim sekarang ini berjudul "pengalaman saat LDKS OSIS". Cekidot ya.

Kejadian ini berlangsung sekitar 2 tahun yang lalu, dimana saat itu aku menjadi anggota osis di SMA yang berada di kotaku (sekarang aku udah lulus). Kita mengikuti LDKS selama 3 hari 2 malam di sebuah villa yang masih berada di kotaku namun lebih ke daerah dalamnya lagi, daerah perkampungan banget. Jujur, sebenernya menurut kita semua, villa yang kita tempatin itu emang horror, secara keliatan dari keadaan sekelilingnya, apalagi banyaknya larangan di daerah itu.

Di bagian depan villa, ada pohon yang besar banget dan ada gajebonya dibawah pohon itu. Menurut penjaganya, nggak ada yang boleh duduk disitu dengan jumlah ganjil. Terus di bagian depannya itu ada kolam ikan + kursi santai buat kita semua, dan nggak ada yang boleh foto-foto di daerah situ. Dibagian samping villa, itu adalah kuburan yang hanya dibatasi oleh tembok yang tingginya cuma setengah. Dan di halaman belakang, ada banyak pohon rambutan yang ada syaratnya jika ingin mengambil rambutan tersebut. Syaratnya simpel, cukup bilang "Permisi saya mau mengambil rambutan" itu aja kok.

Tapi saat itu kita semua melanggar. Aku dan beberapa anak osis yang ikut LDKS itu berfoto-foto di tempat kolam ikan itu, ada juga yang duduk di gajebo yang ada dibawah pohon, serta beberapa anak ada yang mengambil rambutan itu tanpa bilang "Permisi saya mau mengambil rambutan itu". Kemudian hal-hal aneh pun terjadi...

Emang bukan aku yang ngalamin, tapi kakak-kakak osisnya. Mereka yang cerita ke aku. Saat kita lagi penataran di malam ke dua dan malam itu hujan turun lumayan deras, kakak-kakak osis yang berada di gajebo luar untuk menjaga itu seperti melihat sesuatu. Salah satu dari mereka sebut saja kaka A melihat ke arah pohon, dan ternyata.. ada yang berdiri di atas pohon itu menggunakan baju putih panjang serta rambut yang terurai panjang. Awalnya si kak A ga percaya, tapi setelah diperhatiin dengan jelas, ternyata makhluk itu emang ada dan tatapan matanya lurus ke arah kak A dan teman-temannya, seolah-olah marah. kak A langsung kasih tau ke kak B.

A: Lo liat ga yang ada di pohon itu?
B: Mana?
A: Ituloh yang berdiri di situ, liat?
B: ... *hening*
A: Kenapa lo diem?
B: Itu kan..?
A: Iya daritadi ternyata dia disitu, lo jaga tuh yang lain khususnya yang cewe-cewe, sekalian baca-baca aja biar hilang

Dan alhamdulillah, setelah baca surat-surat pendek, penghuni di pohon itupun hilang. Usut punya usut, ternyata penyebab dia muncul adalah karena kita semua melanggar aturan-aturan disitu.

Tapi ada satu pertanyaan yang membuat seluruh peserta LDKS, panitia LDKS, dan guru-guru yang dibuat penasaran. Di dalam kamar tidur cewe, ada satu pintu yang tertutup rapat dan nggak boleh dibuka. Bilangnya sih gudang, tapi pada kurang percaya karena hawa di kamar tidur cewek itu pun terasa "berbeda", nggak kaya kamar tidur yang lain. Sebenernya ada apa dibalik pintu itu? huallah hu ahlam, hanya Allah dan penjaga villa itu yang tau.

Sekian cerita dariku. Maaf kalau ceritanya nggak seru dan nggak seram, soalnya ini masih permulaan. Kalau mau comment, mohon commentnya yang bermutu aja ya :) Terima kasih.
Read more >>

Hari Setelah Dijadikan Anak Botting

Halo semua, namaku Shodik aku tinggal di Palopo. Ini kejadian saat aku menjadi botting (anak pengantin - adat Bugis). Ini kisah nyata lo jadi selamat membaca...

Saat setelah aku dijadikan anak botting, aku cepat-cepat mengganti pakaian (maklum ingin main). Setelah magribnya pas aku selesai makan aku melihat ke jendela ternyata ada anak-anak yang tidak memakai baju joged, aku cuekin aja. Saat itu ada juga temanku namanya Naopal dan Ahmad.

Saat malam, selesai shalat isya aku melihat sosok makluk halus, bajunya putih dan kaki tangan serta kepalanya tidak terlihat, aneh nya dia tergantung. Aku kaget dan cepat-cepat ingin tidur.

Pas aku ingin tidur aku melihat kepala anjing dengan posisi melihat ku. Aku kaget dan badan ku tidak bisa bergerak. Saat dia pergi, akupun lega. Aku menghadap ke arah lemari karena ketakutan, disitu aku melihat di atas lemari ada sosok ular berkulit putih yang bertanduk.

Anehnya, subuh-subuh aku melihatnya lagi ternyata masih ada sosok makluk halus berbaju putih yang kaki tangan dan kakinya tidak terlihat. Akhirnya Naopal melihat makhluk itu juga, dia langsung lari ke wc. Paginya aku takut cerita, hanya cerita sama Ahmad tetapi dia tidak percaya.

Tamat


Sekian ceritaku, maaf ya kalau tidak serem, tetapi ini nyata. Tolong ya komentarnya
Read more >>

Pengalaman Seram Saat Menginap di Villa

Hai, nama gue Alya. Gue disini mau share pengalaman pribadi gue. Pengalaman ini murni tanpa rekayasa, dan mohon maaf kalau ada kata yang belepotan karena ini pertama kalinya gue ngepost cerita (biasanya sih gue cuman jadi silent reader aja hehe).

Ceritanya bermula waktu gue sekeluarga besar nginep di villa milik teman om gue. Villa itu terdiri dari 2 rumah besar dan 1 kolam renang yang besar juga. Kita kesana naik 3 mobil. Pas udah sampai di villa, pembagian villa pun dilakukan. Villa yang letaknya dekat pintu masuk itu villa buat para om dan tante gue, sedangkan villa yang di belakang buat gue tempatin bareng sepupu-sepupu gue.

Gue dan 3 sepupu gue yang cewek langsung pilih kamar dan bebenah barang-barang kita. Karena capek dan nyampenya sore, kita sekeluarga besar langsung mandi dan istirahat di kamar masing-masing. Nah pas besok paginya, sepupu gue yang cowo pada mau berenang dan ngajak kita yang cewe. Akhirnya kita berenang tuh, tapi karena udara dan airnya terlalu dingin, gue dan 3 sepupu gue yang sekamar sama gue memutuskan untuk udahan berenang duluan. Kita mandi dan ngerumpi di kamar.

Nah ketiga sepupu gue ini, sebut aja Gia, Dinda, dan Rana ternyata ngerasa gak nyaman di villa ini (kalau gue sih biasa aja), dan dari sini mereka mulai berbagi pengalamannya ke gue.

Pengalaman Rana:
"Ga tau kenapa waktu sampe di villa ini hawa nya ga enak aja, dan jujur gue ga nyaman disini. Dan bener aja, waktu tadi mau berenang sebenernya di pinggir kolam gue ngeliat ada cewek pake baju renang tapi udah compang-camping lagi duduk sambil ngeliatin kita. Entah kenapa dia gak begitu serem bagi gue, tapi tatapannya tajam dan kulitnya pucet berkoreng. Ya jelas gua takut dan ngajak kalian udahan" (Rana ini anaknya om gue yang temannya si empunya villa, dia juga yang punya sixth sense).

Pengalaman Dinda:
"Kalo gue sih semalam gue mimpi aneh. Gue mimpi ketemu cewek yang mirip kaya yang lo ceritain Ran, dan si cewek itu ngajak gue ikut sama dia untuk lewat jalan di samping taman. Gue juga ga tau itu jalan beneran ada, tapi gue mutusin untuk ga ikut dia dan balik ke villa. Eh gue kebangun dan ga taunya udah pagi" (Si Dinda ini ga punya sixth sense dan sama cueknya kaya gue).

Pengalaman Gia:
"Waktu baru dateng kesini, gue nemu gelang", kata Gia. Sontak kita kaget dan nanya sama dia macem-macem. Lalu dia jalan ke lemari disamping kasurnya, trus balik-balik bawa gelang. "Nih Gelangnya. Sebenernya gue mikir mau nyimpen nih gelang dan mau gue bawa pulang, tapi gue takut ada apa-apa sama gelang ini. Rencana gue sih ngasih tau nyokap bokap gue tentang gelang ini". (Menurut gue sih gelangnya lumayan bagus, rantai besi gitu trus ada beberapa bandulnya antara lain: hati, bunga, bintang, bulan sabit).

Penemuan gelang ini mendorong kita ber-empat buat nyari tau asal-usul gelang ini. Kebetulan pas lagi jalan keluar villa kita ketemu sama tukang kebun villa. Setelah wawancara, kita dapet satu cerita. Jadi sekitar pertengahan tahun kemarin, ada segerombolan remaja yang umurnya antara 17-19 tahunan nginep disini. Nah diantara mereka ada 1 pasangan yang mesra banget. Trus waktu sore yang sekaligus malam terakhir mereka disini, sepasang remaja ini berenang di kolam (di kolamnya tuh ada bagian yang 3 meter memang).

Dan entah bagaimana ceritanya (si tukang kebun ga tau pasti), waktu pagi hari si tukang kebun mau benahin taman di deket kolam, dia liat cewek itu udah ngapung sendirian di kolam. Dan pas si tukang kebun nyamperin, dia make gelang yang persis kaya yang Gia temuin. Teman-temannya udah pulang dari villa tersebut. Panik, si tukang kebun panggil polisi dan mayatnya diurus sama polisi, dan ternyata arwahnya bersemayam disini.

Setelah tau cerita itu, kita ke orang tua masing-masing dan cerita semuanya sama mereka dan mutusin pulang besok. Akhirnya besok pagi kita pulang. Kita ber-empat memperkirakan gelang ini jatuh waktu mayat si cewek ini diangkat sama tim medis.

Udah sampe situ ceritanya, mohon maaf kalau ada salah kata dan kepanjangan :)
Read more >>

2 Pengalaman Aneh di SMP

1. Penampakan di Kota Tua

Gw sama teman-teman gw pergi ke kota tua (bukan study tour, tapi jalan-jalan bareng teman aja). Kita perginya naek busway, tapi karena gw berangkatnya sore, nyampenya malem. Gw disitu sebenernya baru pertama kali juga ke kota tua. Nah, pas di suatu gedung yang keliatan banget udah tua, gw sama teman ber empat foto-foto.

Beberapa hari kemudian, gw sama teman gw si A pergi ke tukang cetak foto buat nyetak foto-foto itu. Semua fotonya kan totalnya ada 20, tapi 7 foto hasilnya bagus, 5 foto agak buram gitu, dan 6 foto justru hitam kelam (padahal udah pake flash).

Nah! sisanya gw liat ada cewek pake baju batik sekolah gw dan berkerudung! Gw sama teman-teman bingung. "Tapi, kayaknya itu muka, gw familiar gitu" kata si O. Pas diliat-liat, satu teman gw si Y langsung nunjuk fotonya sambil jerit "ASTAGFIURLOH! ITU KAN SI C! ANAK KELAS 8B YANG MENINGGAL SEHABIS MOS ITU!" jerit si Y ketakutan.
Langsung semua foto kecuali 7 foto yang hasilnya sempurna itu DIBAKAR sama kita! soalnya kita ngeri, takutnya malah gentayangan deket kita gitu.. Hiii!




2. Dibimbing Boneka Rajut

Gw sama teman-teman kan disuruh bawa benang rajut pas pelajaran seni budaya karena kita mau bikin boneka rajut. Gw bikin amburadul (karena gw ga mudeng sama intruksinya). Tapi, bikinan si A buagggus banget! dia bikin boneka dirinya sendiri dengan rambutnya yang lebat sama matanya yang hitam.

Tapi, gw heran... mata dia itu coklat terang, bukannya hitam. Pas gw tanya, dia bilang "Benang coklat gw abis buat bikin sepatunya". Gw dengernya cuma ber-ooh ria aja.

Terus, di suatu malem gw mau nginep di rumah si A. Pas sampe sana, gw ngeliat ada anak kecil berambut lurus dengan rambut lebatnya warna hitam sama matanya yang hitam pekat. "Loh? tu bocah kok pakaian sama mukanya kayaknya gw kenal ya?", waktu itu gw belum mudeng, jadi gw mikir kayak gitu.

Tiba-tiba dia lari dan ga tau kenapa firasat gw nyuruh gw ngejar dia! Gw kejar dia sampai ke lapangan. Pas gw sampe sana itu anak udah ilang! Baru gw sekitar 10 langkah mau keluar dari lapangan, gw liat di pojok ada cewek pingsan sama sebuah sepeda yang rusak. Pas gw deketin, sumpah ternyata itu si A! Gw langsung jejeritan apa lagi gw ngeliat kepalanya ngucur darah banyak. Orang-orang pun pada dateng ke arah si A terus bawa dia ke puskesmas.

Pas dia sadar, dia cerita kalau tadi sore pas dia lagi asik-asiknya main sepeda, dia kesandung batu terus jatoh dari sepeda. Kepalanya dia ngebentur batu yang dia sandung! tapi, dia bilang sebelum dia pingsan waktu itu dia ngeliat ngeliat anak kecil yang kayak boneka rajutnya lagi jongkok ngeliat dia dengan muka khawatir. Gw di situ baru sadar! kalo anak kecil itu ternyata boneka rajut itu! Pas gw tanya dimana bonekanya, dia bilang "ilang". Tapi gw terima kasih banget sama boneka itu udah ngasih tau si A pingsan!



Segini dulu ya ceritanya. Maaf gak serem dan ancur-ancuran.


- Eda -
Read more >>

Makmumku Dari Bangsa Jin

Aku adalah Emo, aku seorang pria yang saat ini berumur 23 tahun, namun umurku saat mengalami kejadian ini masih 17 tahun dan masih SMA. Kebetulan aku adalah murid yang aktif di kegiatan ekstrakulikuler teater. Karena ada sebuah penggarapan pentas, latihan teater pulang malam sekitar jam 20.30.

Jalan pulang yang kulalui memang harus melewati komplek pemakaman umum di daerah tempat aku tinggal, komplek pemakaman terbesar di daerahku. Mengapa aku menyebut komplek pemakaman? Karena tanah pemakaman ini sangatlah luas dan di sekat-sekat oleh jalan beraspal dan dinding tembok sebagai batas tanah makam, sehingga pemakaman ini layaknya sebuah komplek, dan diantara komplek pemakaman itu terdapat sebuah Masjid yang biasa digunakan warga sekitar.

Jam telah menunjukkan 20.55, maka kuputuskan saja berhenti di Masjid tersebut. Sungguh megah Masjid tersebut, bersih dan suasananya nyaman, tidak ada kesan angker ataupun mengerikan walaupun Masjid tersebut ada di komplek pemakaman. Segera kuparkirkan sepedaku dan kukunci cakram sepedaku dengan sebuah gembok, jaman sekarang rasa aman sudah mahal harganya. Aku sudah terlalu terburu-buru untuk segera sholat, segera ku berwudhu dan berniat untuk melakukan sholat isya.

"Allahuakbar..." sesaat setelah takbir ada seseorang yang menepuk pundakku, pertanda ingin bermakmum padaku, untung saja aku belum membaca Al-Fatiha. Aku pun segera merubah niatku untuk menjadi Imam, bacaan surat Al-fatiha pun kunyaringkan bahkan sampai pada ayat "Wa lad dollin...". Makmumku menjawab "Amieeen..." dengan serentak. Rupanya yang bermakmum padaku lumayan banyak, pria dan wanita. Itu bisa aku ketahui dari bergemanya suara amien dan suara khas laki-laki serta perempuan.

Aku tak menaruh curiga, begitu pun saat rakaat kedua. Makmum yang mengamini sama seperti di rakaat pertama. Sholat isya` berjalan sebagaimana mestinya. Tidak ada yang aneh sampai saat aku menyelesaikan sholat dan salam. Saat aku menoleh ke kanan dan kekiri untuk salam, aku bisa melihat makmumku melalui pintu kaca yang mengelilingi Masjid, makmumku terdiri dari 2 shaff itu laki-laki dan perempuan, namun saat aku berbalik hendak bersalaman... mereka lenyap.

Heran, bingung dan takut menjadi satu. Posisiku yang bersilah membuatku tak mampu berlari langsung karena ketakutan. Keringat dingin dan hawa lembab menambah suasana horor yang aku rasakan. Sial, kakiku kesemutan membuatku tak mampu berlari. Dari belakangku seorang laki-laki berjubah putih menepuk pundakku.

Singkat cerita, lelaki itu mengenalkan diri sebagai kiyai yang biasa menjadi imam. Dari kiyai tersebut aku mendapatkan kenyataan bahwa di Masjid tersebut biasa digunakan sebagai pondok pesantren serta pusat menimba ilmu dari bangsa jin. Aku dibantu berdiri oleh pak kyai tersebut dan dihantarkan menuju sepedaku untuk pulang. Sepulang dari Masjid tersebut aku di beri sebuah sajadah berwarna hijau, sejak saat itu hingga sekarang aku mampu merasakan dan mendeteksi bangsa jin.

Dan kiyai yang memberikan sajadah? Hingga sekarang aku mencari beliau dan masih belum bertemu kembali. Bodohnya aku, aku lupa menanyakan nama beliau. Entah siapa beliau. Sekarang aku adalah seorang perawat, dan stock cerita misteriku masih banyak. Nanti pelan-pelan akan aku bagikan di web ini.


- Emo -
Read more >>

Ketemu Pocong di Areal Pemancingan

Hai aku Farikha (penulis udah gak gila, sedih juga denger teman-teman pada memaki-makiku di ceritaku yang kemarin). Ok langsung aja...

Aku mau share cerita saat bulan Ramadhan 2010 kemarin. Saat itu pulang traweh, karena gak mau jalan sendiri aku menelepon pacarku untuk menjemput (sekarang udah jadi mantan). Saat itu pulangnya lewat areal pemancingan yang gelap dan banyak pohon pisangnya. Saat itu aku duduknya ke arah depan dan memeluk erat pacarku, yah menyisakan 1 tempat duduk (taukan kalau pake motor bisa bonceng 3).

Nah tiba-tiba dideket tempat gelap pacarku ngomong "Bunda, liat ke arah depan ajah ya, gak usah nengok-nengok kiri kanan". Aku yang heran langsung nanya "Emank napa yah? (ayah)", kulihat cowokku makin tak tenang duduknya. "Udahlah bun, gak usah ngeyel, kalau perlu tutup mata". Lah, dibilang gitu aku malah nengok kiri, dan ketika ku tengok arah kanan tampaklah sesosok pocong yang lagi berdiri dibawah pohon pisang.

Innallillah kafannya lusuh, wajahnya berdarah-darah lengkap dengan kapasnya, lagi melotot kearah kami. Akupun langsung histeris "Ayah, ayahhh ngebut ayahhh" teriakku sambil nangis. Dan jawaban pacarku "Bun, ayah tuh dari tadi udah ngegas tau tapi lajunya yah segini-gini". Aku liat ke arah pocongnya eh makin deket di pinggir jalan. Aku takut pocongnya ikut ngebonceng, tambah paniklah aku sambil baca ayat kursi.

Alhamdullilah, laju motor kembali normal, dan secepat itu pula pacarku menambah kecepatan dan meninggalkan areal pemancingan tersebut.


- Farikha Lamadi -
Read more >>

Indera Keenam di Kalangan Keluargaku

Hai, namaku Lia. Baru pertama kali baca di blog ini terus kepikiran buat ikutan sharing cerita. Kata beberapa anggota keluargaku, karena kakekku bisa interaksi sama yang gak keliatan (kayak ustad Solehpati di mister Tukul) hampir semua sodaraku jadi punya kelebihan (indera keenam) yang berbeda2...

Kakakku, cuman bisa ngerasain doang. Dia tau mana daerah yang ada penghuninya, tau kalau ada setan di sekeliling dia, dll. Adekku sering ketempelan (hampir mirip kesurupan). Pernah dia sampe ngurung diri di kamar berhari-hari dan gak mau omong apapun, sampe tiba-tiba ngamuk kalau dia lagi marah. Katanya tetanggaku, karena kalau dia lagi marah, dia selalu diem aja gak mau omong dan pikirannya kosong makanya gampang disusupi setan. Kalau aku sering banget deja vu lewat mimpi. Kadang mimpi lagi di tempat A, dan beberapa hari kemudian aku beneran pergi kesitu dan suasana ampe jalan ceritanya persis sama kayak di mimpiku.

Cerita serem ini juga aku alami di mimpiku. Ini salah satunya ya... Kira - kira 3 tahun yang lalu, sepupuku meninggal kecelakaan. Dia dan aku emang deket banget. Dan waktu itu dia tewas mengenaskan (tertabrak truk dan kelindas ban truk tepat di kepalanya).

Beberapa hari setelah dia meninggal, aku mimpi aneh tentang dia. Di mimpi aku sedang ditarik dia menuju ke gedung bertingkat. Wujudnya udah bukan kayak sepupuku tapi kayak kuntilanak. Pake baju putih panjang yang lusuh. Badannya lusuh, kuku panjang2, rambut acak2an dan menutupi mukanya. Dia membawaku ke tingkat paling atas dan terus–terusan mendorongku ke bawah. Aku jelas aja menolak dan berusaha menghindari dia.

Aku lalu bertanya sama dia "Kamu kenapa mau jorokin aku ke bawah? Salahku sama kamu apa?". Tiba-tiba aja dia mendongak ke arahku. Mukanya putih pucat, matanya merah sayu, bener–bener seperti mayat hidup. Dia jawab "Aku kesepian. Di sana aku sendirian. Kamu sayang sama aku khan? Ayo temanin aku!". Selesai jawab, lagi–lagi dia berusaha mendorong aku ke bawah. Spontan, aku berteriak–teriak meminta dia buat berhenti mendorongku. Aku menangis. Ketika dia tahu aku menangis, dia berhenti mendorongku.

Aku omong lagi ke dia "Vin, urusanku di dunia ini belum selesai. Tolong, jangan ajak aku buat nyusul kamu sekarang. Aku juga belum nunjukin bakti aku di dunia buat orangtuaku. Aku emang sayang sama kamu. Suatu saat pasti aku nyusul kamu. Pasti aku nyusul kamu di surga kalau udah waktunya aku dipanggil yang Kuasa. Tenang aja, aku bakal sering doain kamu biar gak kesepian". Dia lalu melepaskan tangannya dari badanku. Dia cuman tersenyum, senyum yang persis sama kayak waktu dia masih hidup.

Habis itu aku langsung bangun dari tidurku. Butuh waktu sampe berjam–jam buat nenangin diriku akibat efek dari mimpi buruk itu. Siangnya aku ceritain mimpi itu ke orangtuaku. Kata orangtuaku itu bukan Vina (sepupuku yang meninggal) tapi jin, niatnya pengen cari korban. Orangtuaku bersyukur banget waktu aku bisa menolak ajakannya, apalagi waktu aku bilang kalau kelak bakal nyusul di surga kalau udah saatnya. Katanya jawabanku udah tepat buat ngusir jin itu. Gak tau itu beneran jin atau gak.

Sekian ceritaku, mohon kritik dan sarannya ya. Maaf kalau ceritanya kurang serem atau ribet.


- Lia -
Read more >>

Jembatan Angker di Depan Rumah

Hay, kenalin nama aku Nurul (12), sebenernya sih aku dah lama tw tentang blog ni, tapi cuma bisa sekarang ngepost cerita nya. Oh iya, maaf ya kalau cerita nya belepotan, coz baru pertama. Langsung ke cerita nya ya.. :)

Kejadian ini di alami oleh teman ku yang bernama Clara, rumah nya terletak di depan jembatan yang kata orang sich angker. Jadi waktu itu sedang ujian gitu, lah nama nya juga sang juara kelas, tentu donk harus belajar dan belajar truss.

Jadi karena besok ujian, dia sempat kan membaca buku subuh2 sekitar jam 4 gitu, orang yang ada di rumah nya blom bangun semua. Pas dia ke dapur (ntah ngambil apa) truss di jalan depan rumah nya terdengar bunyi tabrakan yang sangat keras gitu. Karena penasaran si Clara nengok keluar...

Dia sangat terkejut melihat seorang remaja (sekitar umur 16 tahun) berusaha naik ke atas jembatan dengan wajah dan seluruh badan berlumuran darah yang sangat menyeramkan. Tentu ia menutup pintu dan berlari ke dalam rumah nya.

Setelah sampai ke dalam rumah nya dengan perasaan takut, ia gemetar ketakutan dan mendengar suara ketukan pintu yang sangat keras. Dan seingat nya, ia jatuh pingsan dan ia mulai sadar sekitar jam 7 pagi.

Maaf ya kalau cerita nya kurang seram dan tulisan nya acak2kan. Add fb ku y..
Nurul Cie Twiblast
email:
nurulcute15@ovi.com
Read more >>

Malam Yang Mencekam

Apa kabar semuanya. Perkenalkan namaku Aryo. Aku sudah sejak lama mengenal blog cerita misteri ini dan membaca cerita-cerita didalamnya, namun baru kali ini aku sharing cerita disini.

Kisah ini terjadi pada tahun 2007, saat aku masih kuliah semester 3 di sebuah universitas favorit di Riau. Yang mengalami kisah ini sebenarnya adalah temanku, namanya sebut saja Jack. Dia adalah teman satu jurusan denganku dan tinggal dikost-kostan yang tak jauh dari kost-kostanku. Namun berhubung kostnya sedang direnovasi (lantainya dipasangi keramik baru oleh pemilik kost), jadinya dia sering numpang tidur di kosku.

Suatu hari, aku lupa hari apa, beberapa orang temannya yaitu Ardi, Ari, dan Heri datang dari kampung. Singkat cerita kami pun asyik bercerita dan bercanda tawa hingga larut malam. Saat itu sebenarnya aku menawari mereka untuk tidur dikamarku, tapi Jack menolak dengan alasan bahwa dia dan teman-temannya mau tidur dikamarnya dan kebetulan ada kamar yang sudah selesai direnovasi sehingga bisa ditempati untuk sementara waktu. Akhirnya jadilah mereka berempat tidur di kostnya si Jack.

Sekedar informasi, rumah kostnya si Jack itu terdiri dari sebuah rumah dengan 2 kamar disebelah kiri dan kanan serta lorong selebar 2 meter ditengah-tengahnya, 1 kamar mandi dibagian belakang, dan ruangan yang cukup lebar didekat kamar mandi yang difungsikan sebagai dapur umum. Sementara dibagian belakang rumah masih berupa semak belukar dan banyak ditumbuhi oleh pohon pisang yang cukup rimbun.

Esoknya pagi-pagi sehabis subuh mereka menggedor-gedor pintu kamarku. Pas kubuka, mereka langsung berebut masuk dengan wajah ketakutan. Karena penasaran kutanya si Jack, dia diam saja, malahan si Heri yang bercerita:

"Kami tadi malam tidur di kamar Jack sekitar jam 22.00. Pas tengah malam jam 12.30 aku terbangun. Kulihat aku, Ari, dan Ardi tidur merapat di dinding kamar sebelah Timur dekat pintu sementara Jack tidur merapat di dinding kamar sebelah Barat dengan posisi membelakangi kami. Saat kuperhatikan dengan seksama aku melihat sesosok cewek berpakaian putih dan berambut panjang berbaring dengan muka menghadap ke punggungnya Jack. Mustahil ada cewek bisa masuk ke dalam kamar, karena sebelum tidur kamar sudah kami kunci. Perlahan cewek itu mendekat dan memeluk Jack dari belakang. Aku merinding dan langsung memaksakan diri memejamkan mata walaupun sulit untuk bisa tidur. Pas aku membuka mata lagi jam 01.10 cewek itu sudah tidak ada".

"Bukan itu saja" tambah Ardi. "Jam 02.00 aku terbangun karena ingin buang air kecil. Aku langsung bergegas ke kamar mandi dan buang air kecil disana. Begitu keluar dari kamar mandi aku melihat sesosok cewek berbaju putih dan berambut panjang hingga menutupi wajahnya sedang berdiri disalah satu pojok dapur, langsung saja aku berlari kekamar, mengunci pintu dan menutup wajah dengan selimut".

"Semalaman mereka tak bisa tidur karena peristiwa itu hingga menjelang subuh, aku pun terbangun dan kulihat wajah mereka semua terlihat ketakutan. Pas kutanya mereka langsung menceritakan peristiwa yang mereka alami, makanya setelah subuh kami langsung pergi kesini karena aku tahu kalau kamu biasanya sudah bangun sejak pagi-pagi sekali", tambah Jack.

Aku terdiam, karena kuakui memang feelingku sering merasa tidak enak saat berada dikost-kostan Jack, tapi Alhamdulillah hingga saat ini aku tidak pernah melihat penampakan apapun di kost-kostan tersebut. Saat ini kost-kostan itu sudah selesai direnovasi dan seluruh kamarnya telah ditempati sehingga suasananya selalu ramai siang ataupun malam. Dan tidak pernah lagi kudengar cerita yang menyeramkan dari tempat itu.

Maaf jika ada kekurangan, harap maklum aku masih pemula. Mohon kritik dan sarannya dari teman-teman semua.


- Aryo -
Read more >>

Siapa Yang Dibelakangku?

Ketemu lagi dengan Aryo. Kali ini aku mau menceritakan pengalamanku sendiri yang baru-baru ini aku alami, yaitu saat mengikuti acara Camping di kampus dengan adik-adik dari himpunan mahasiswa (HIMA).

Kejadian ini aku alami tepatnya tanggal 17 Maret 2012. Pada pagi harinya kami (aku dan adik-adik HIMA) pergi ke tempat bersejarah di provinsi Riau yaitu candi Muara Takus dan Masjid Jami` Kampar dan malamnya dilanjutkan dengan acara Camping di hutan kampus (sedikit catatan, kampus kami masih memiliki wilayah yang luas dan masih banyak hutan serta semak belukarnya).

Berhubung bus yang kami naiki sering mogok, kami baru sampai ke Pekanbaru saat maghrib. Begitu sampai di kampus, aku langsung pulang ke kosan, mandi dan bertukar pakaian. Saat hendak berangkat lagi tiba-tiba hujan turun dengan derasnya dan baru berhenti sekitar pukul 22.00 WIB. Begitu hujan berhenti segera aku menuju ke hutan tempat Camping dengan mengendarai sepeda motor.

Begitu sampai di dekat jalan menuju ke hutan yang hanya berupa jalan setapak, kulihat sudah banyak motor yang terparkir disana. Namun aku tak berani masuk sendirian kelokasi perkemahan, karena selain jalannya gelap suasananya juga cukup membuat bulu kuduk berdiri.

Akhirnya kuputuskan untuk menunggu dipinggir hutan hingga tak lama kemudian datang dua orang adik tingkat yang bernama Rizal dan Roby. Rizal bertanya "Abang kok masih disini? tak masuk kedalam?". Aku jawab "Tak berani Zal, lagipula abang tak punya senter, takut pula nanti salah jalan". "Kalau begitu ayolah, Rizal punya HP senter. tapi baterainya tinggal dikit, jadi nanti abang cepat-cepat aja jalannya ya".

Akhirnya kami masuk ke dalam hutan menuju lokasi perkemahan. Awalnya aku di depan, Rizal yang menyenter jalan dari belakang. Tapi karena cahaya senternya sering terhalangi oleh badanku akhirnya kusuruh Rizal yang berjalan duluan dan aku mengikuti dari belakang. Saat itu aku mendengar suara langkah kaki dan suara hembusan nafas dibelakangku, namun karena kukira itu adalah Roby makanya aku merasa biasa saja.

Karena tak tahu jalannya akhirnya kami malah tersesat ke pinggiran Waduk Buatan, yang pemandangannya indah di siang hari, namun kurasakan begitu seram dan mencekam bila dikunjungi pada malam hari. Begitu sampai disana mulailah hawa-hawa tak enak kurasakan dibelakangku. Rizal berkata "Bang Aryo, nampaknya kita salah jalan lah. Tak ada nampak tanda-tanda ada acara perkemahan disekitar sini". Kupinjam sebentar HP senter Rizal dan kuarahkan kebelakangku... ternyata tidak ada siapa-siapa disana.

Tanpa pikir panjang kami langsung berebut lari kembali ke pinggiran hutan. Begitu sampai disana kulihat Roby masih duduk diatas motornya sambil merokok. Kutanya dia "Lho, Roby kok cepat banget sampai disini?". Dia kaget dan menjawab "Mana pula bang! awak dari tadi disini aja, tak ada ikut masuk ke dalam. Awak masih nunggu kawan beberapa orang lagi baru mau masuk ke dalam".

Langsung jantungku berdegup kencang. Jadi siapa yang mengikutiku dari belakang tadi?


- Aryo -
Read more >>

Tandem Siaran Di Bangku Kosong

Halo guys.. Perkenalkan nama saya Rama, saya penggemar baru blog ini. Maaf sebelumnya, jika tulisan yang saya buat agak semerawut dan kurang menyeramkan.

Saya berprofesi sebagai penyiar radio yang gemar memutar karya musik Band Indie. Jam siaran saya setiap Senin malam jam 8. Malam itu, seperti biasa saya bersiaran seperti malam-malam sebelumnya. Sendiri, tanpa ditemani tandem saya yang sedang berhalangan siaran, karena pekerjaan sampingannya sebagai penyanyi band cafe reguler.

Setelah menyiapkan beberapa playlist lagu yang hendak diputar, sayapun mulai membuka suara, tanda bahwa program yang saya bawakan sedang mengudara. Dengan ditemani suasana hujan yang dingin, sayapun mulai mengotak-atik komputer, memulai mencari bahan obrolan yang akan dibicarakan lewat internet.

Ditengah sedang asik mendengarkan lagu lewat headphone yang terpasang di telinga, sayup-sayup terdengar suara desahan manusia. Suara tersebut jika digambarkan terdengar seperti suara yang sedang bernafas dari mulut.

Aneh, padahal tidak ada seorangpun di ruangan itu. Dengan bodohnya, saya mulai memeriksa sebuah bilik yang berada tak jauh dari tempat duduk saya. Bilik dalam ruangan studio yang biasanya digunakan sebagai tempat "meluruskan badan" (tidur-tiduran). "Ya pastilah tidak ada siapa siapa disana, wong dari tadi aja emang udah kosong.." pikir saya dalam hati.

Sayapun kembali duduk dan memasangkan headphone. Namun tiba-tiba seluruh bulu kuduk jadi merinding. Suara itu kembali terdengar dan kali ini suara itu datang dari arah sebelah kiri saya, tepatnya ada sebuah kursi kosong yang biasa kami pakai untuk siaran berdua. Entah itu perasaan saja atau memang benar, kursi itu seperti sedikit berputar dan mengeluarkan bunyi. "Kreekk"...

Saya tidak berani untuk memalingkan wajah ke arah itu. Rasanya seperti ada sosok wanita berambut panjang yang sedang duduk memperhatikan saya dari kursi itu. Tidak jelas bagaimana raut wajahnya, tapi saya dapat merasakan kehadirannya dengan jelas.

Walaupun begitu, sebagai seorang penyiar tetaplah harus mengudara. Saya tidak beranjak dari ruangan studio sampai siaran selesai. 2 jam bersiaran di ruangan itu terasa seperti berjam-jam lamanya, dan wanita itu tetap tidak beranjak dari tempatnya.

Sesaat sebelum siaran saya berakhir, teman penyiar lain datang untuk menggantikan saya, akhirnya wanita itupun menghilang. Sayapun merasa lega, akhirnya ada seseorang yang datang, untuk menggantikan saya. Setelah berpamitan, sayapun pulang meninggalkan ruangan studio.

Dalam perjalanan saya lalu berfikir, "mungkin saya orang baru yang ingin dia ajak untuk berkenalan". Cara kenalan yang sangat aneh...

Follow my twitter account @RamsXes
Read more >>

Lukisan Bergambar Kehidupan

Semenjak 1 tahun silam saya lebih berhati-hati dalam menyimpan lukisan bergambar kehidupan. Panggil saja saya Edo, saya lulusan salah satu sekolah seni di Surabaya.

Waktu itu kelas kami sedang melukis untuk pameran akhir sekolah kami. Karena waktu yang diberikan untuk menyelesaikan tugas terbatas, kami terpaksa harus lembur di sekolah untuk menyelesaikannya. Sepulang sekolah, kami langsung menuju ruang lukis. Mendung dan sedikit gerimis tak menyurutkan niat kami untuk bekerja lembur, "hingga malam pun tiba".

06.15 PM
Lampu sekolah dimatikan (terkecuali ruangan kami berada). Angin dingin berhembus kencang, tapi tak juga turun hujan.

08.35 PM
Lelah, sebagian anak memutuskan selesai dan pulang, hingga tinggal 9 siswa. Tiba-tiba guru pembimbing datang dari arah Galeri dan bertingkah aneh, beliau berjalan sambil bergumam. Setelah itu, "Do!!! nanti kalau selesai jangan lupa kunci pintu Galeri!" perintah beliau. "Iya pak!!" jawab saya singkat.

09.35 PM
Semua memutuskan berhenti, dan saya bertanggung jawab menyimpan lukisan ke ruang Galeri (apa boleh buat). Setibanya, saya tertarik pada lukisan wanita Belanda yang terpajang di dinding yang seolah melirik tajam saat saya berjalan, Andre pun merasa hal yang sama pada lukisan lain. Tiba-tiba... BRAKK!!.
"Do ayo keluar!" Andre menabrakku dan ketakutan. Kami berlari ke guru pembimbing. Andre ngos-ngosan bilang pada Guru "Kuntilanak nya ketawa sambil di Galeri nyuruh saya pulang pak". "Kalian pasti gak salam dulu waktu masuk galeri ya?" tanya beliau. "Gak kepikiran pak" jawab kami. "Hati-hati, setan itu suka tinggal di lukisan hidup, makanya jangan sembrono dull!!".


- Edo -
Read more >>

Temanku Yang Tiba-Tiba Aneh

Hallo semua ... aku Necha, aku dari SMPN 1 Asembagus, aku masih kelas VII. Langsung aja ya...

Jadi gini, aku kan ikut ekstrakulikuler tari, ekstrakulikuler ini diadakan setiap Senin sore. Nah, pas sudah latihan kira2 jam 5an lah, aku sama Tera (disamarkan) mau pulang, tapi Tera ngajak aku untuk jalan-jalan sebentar ke lantai 2 buat lihat-lihat katanya. Aku sih awalnya nolak, tapi karena Tera maksa jadi aku mau.

Nah pas waktu sudah sampai di lantai 2 awalnya biasa2 saja, sampai waktu kita lewat depan perpustakaan sekolah, udaranya dingin banget terus tiba-tiba ada suara bangku yang diseret. Aku langsung ketakutan dan ngajak Tera buat pulang, tapi Tera nahan aku dan dia nggak mau diajak pulang. Aku aneh aja, biasanya si Tera ini orangnya penakut.

Terus aku lanjut deh jalannya, dan waktu kita tiba di ruang OSIS (sebelah ruang OSIS ini ada tangga yang menuju ke pintu gerbang belakang) Tera berhenti, dia mandangin tuh ruang OSIS padahal di dalem itu nggak ada yang aneh. Tiba-tiba dia nangis...

Aku ketakutan, secara disitu cuma kita berdua (ada satpam tapi di gerbang depan). Aku ngajak Tera buat pulang tapi Tera malah nangis sejadi-jadinya dan wajahnya pucat. Karena aku takut dan merinding aku lari turun tangga dan aku panggil tuh satpam ke gerbang depan. Setelah aku kasih tahu satpamnya, kita langsung lari ke tempat Tera. Tapi setelah sampai didepan ruang OSIS, yang kita temukan Tera malah pingsan, terus Tera dianter pulang sama satpamnya.

Pas keesokannya, aku nanya kenapa Tera tiba-tiba nangis gitu tapi dia ngga jawab apa-apa, dia cuma senyum sama aku. Dan setiap aku tanya dia ngga pernah jawab dan sekarang si Tera berhenti ikut ekstrakulikuler tari, aku juga ngga tahu kenapa. Entah apa yang terjadi sama Tera waktu itu sampai dia berhenti ikut ekstrakulikuler tari.

Sorry ya kalau ceritanya ngga serem dan amburadul soalnya baru pertama ngepost cerita ...
Read more >>

Bertemu Kuntilanak Dibawah Pohon Pisang

Terpaku ketika melihat kuntilanak dibawah pohon pisang, berpakaian putih lusuh, kaki yang tak menapak ke tanah, rambut yang panjang tak terurus menutupi sebagian mukanya, sedikit muka terlihat seperti habis terbakar, kulit terkelupas gosong, matanya menatap tajam kearah Jejen yang sedang memotong daun pisang.

Komeng : Astagfirullahallazim, (dalam hati terucap, terkejut melihat kuntilanak dibawah pohon pisang, gelisah, mondar-mandir).

Beng-beng : Lenapa loe Meng? (melihat komeng mondar-mandir, ditanya pun hanya diam saja).

Jejen : ... (terus memotong daun pisang).

Beng-beng dan Jejen tak sadar dengan keberadan kuntilanak yang ada dibawah pohon pisang dipinggir kali, hanya Komeng yang melihat walau pun tak bertatapan. Kuntilanak itu sudah membuat komeng gelisah tak menentu dan hati berdebar-debar tak karuan.

Ini adalah kejadian ketika sedang mengambil daun pisang dipinggir kali untuk acara NGE-LIWET (nongkrong sambil makan-makan bersama) Sabtu malam jam 10 malam, diperankan oleh Komeng, Beng-beng dan Jejen. Ini ceritaku yang ke empat, kejadian masih disekitar tempatku tinggal.

Terima kasih sudah mau membacanya, silahkan berkomentar (Agung, Jakarta Timur)
Read more >>

Menarik Kepala Makhluk Halus

Helo sobat Cerita Misteri, saya pendatang baru ni, panggil saja saya Ipoel. Langsung aja ke cerita ya...

Ini adalah kejadian saat saya di desa. Waktu kecil sering banget saya keluar malem sama teman-teman di desa, biasa anak kecil maen petak umpet. Saya waktu itu jadi yang jaga.

Nah saya cari dah itu teman-teman saya, tinggal 1 orang aja yang belum ketemu, sebut aja namanya Kirun. Nah, saya lihat tuh si Kirun lari sambil ketawa ke arah kandang kambing (Kayaknya sih yang lari Kirun), spontan saya kejar tuh si Kirun ke kandang kambing.

Saya jalan pelan ke arah kandang kambing supaya si Kirun nggak tau. Ada sesosok anak, saya kira tuh Kirun yang ngintip-ngintip di pintu kandang kambing (niat nya mau saya kagetin). Saya tarik tuh kepalanya si Kirun (tapi pelan). Ternyata yang saya tarik tuh kepalanya Si halus (tau kan maksudnya). Pas saya pegang tuh kepala, pundak saya ada yang megang sambil ngomong "Kepala ku jangan dijatuhin". Sepontan saya kaget, terus saya lempar aja tuh kepala...

Malem berikut nya saya liat TV sama bokap saya, dulu sih waktu rame-rame nya smackdown. Tepat jam 1 malem ada yang ngetok-ngetok pintu rumah sambil bilang "Kembalikan kepalaku (pake bahasa Jawa). Bokap saya langsung bukain pintu (gk tau dah bokap sama si halus mbicarin apa), terus bokap saya nyamperin saya dan tanya, "Kemarin kepalanya kamu lempar kemana?"...

Namanya anak kecil kalau ditanya serius kan gk berani jawab. Saya nangis sambil ngomong "Di kandang kambing". Terus bokap pergi ke kandang kambing sambil bawa senter (maksud nya mau nyari tuh Kepala). Alhamdulilah nya sih ketemu, dan sampe sekarang umur saya 19 tahun kalau ke desa saya gk boleh maen malem.

Dan sedikit tambahan ni... Ternyata sebelum nyari kepala si halus bokap saya ngajak tuh si halus buat kesepakatan: KALAU KEPALA KAMU KETEMU, KASIH TAU NOMER YANG KELUAR BESOK :D

Sekian cerita saya, semoga aja pada terhibur (walau tulisannya gk karuan gitu).


- ipoeell -
Read more >>

Jembatan Angker di Depan Rumah

Hay, kenalin nama aku Nurul (12), sebenernya sih aku dah lama tw tentang blog ni, tapi cuma bisa sekarang ngepost cerita nya. Oh iya, maaf ya kalau cerita nya belepotan, coz baru pertama. Langsung ke cerita nya ya.. :)

Kejadian ini di alami oleh teman ku yang bernama Clara, rumah nya terletak di depan jembatan yang kata orang sich angker. Jadi waktu itu sedang ujian gitu, lah nama nya juga sang juara kelas, tentu donk harus belajar dan belajar truss.

Jadi karena besok ujian, dia sempat kan membaca buku subuh2 sekitar jam 4 gitu, orang yang ada di rumah nya blom bangun semua. Pas dia ke dapur (ntah ngambil apa) truss di jalan depan rumah nya terdengar bunyi tabrakan yang sangat keras gitu. Karena penasaran si Clara nengok keluar...

Dia sangat terkejut melihat seorang remaja (sekitar umur 16 tahun) berusaha naik ke atas jembatan dengan wajah dan seluruh badan berlumuran darah yang sangat menyeramkan. Tentu ia menutup pintu dan berlari ke dalam rumah nya.

Setelah sampai ke dalam rumah nya dengan perasaan takut, ia gemetar ketakutan dan mendengar suara ketukan pintu yang sangat keras. Dan seingat nya, ia jatuh pingsan dan ia mulai sadar sekitar jam 7 pagi.

Maaf ya kalau cerita nya kurang seram dan tulisan nya acak2kan. Add fb ku y..
Nurul Cie Twiblast
email:
nurulcute15@ovi.com
Read more >>

Kisah Room Boy Hotel 1

Udah lama gk ngirim cerita nih. Kali ini saya mau menceritakan pengalaman tetangga saya yang bernama Anto ketika dia bekerja sebagai roomboy di sebuah hotel bintang 3 di Jakarta.

Hari itu kebetulan dia mendapat tugas membersihkan kamar di lantai 4. Sebelum dia masuk ke kamar, terlebih dahulu dia menyusuri koridor untuk melihat tanda request tamu di pegangan pintu (tanda itu biasanya digantungkan di pegangan pintu, bisa berupa: jangan diganggu, atau mohon bersihkan kamar). Setelah dia telusuri , dapatlah tanda yang terpasang dari beberapa kamar yang bertuliskan mohon bersihkan kamar, kecuali kamar 410 yang menggantungkan tanda "Jangan diganggu". Mulailah dia mengerjakan kamar yang minta dibersihkan.

Suasana koridor sangat mencekam, sepi sunyi, tidak ada tamu yang lalu lalang. Kamar demi kamar dia kerjakan hingga waktu menunjukkan pukul 13.00, rasa lelah mulai menerpa dirinya karena setengah hari bekerja, diapun berniat untuk istirahat terlebih dahulu untuk makan siang. Namun sebelum ia keluar dari koridor, dia melirik ke kamar 409 yang bertandakan mohon bersihkan kamar.

Buru-buru dia kerjakan kamar tersebut takut kalau ditunda sang tamu akan complain ke management, mulailah dia masuk dan membersihkan kamar tersebut. Ditengah2 bekerja, dia mendengar suara orang ngorok sekitar 1 menitan dari kamar sebelah alias kamar 410. Tidak dia hiraukan suara itu, mungkin tamu yang sedang tertidur fikirnya. Dua puluh menit berlalu, selesailah dia membersihkan kamar 409, diapun segera bergegas mendorong trolly ke depan lift karyawan dan turun untuk istirahat.

Istirahat pun selesai, Anto kembali ke lantai 4, dan mulai bekerja. Diliriknya kamar 410 masih memasang tanda yang sama. Koridor begitu sepi suasana yang lain dari biasanya membuat bulu kuduknya merinding, tanpa berfikir macam2 dia bergegas untuk bekerja. Kamar demi kamar dia kerjakan, tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore, semua kamar telah dia kerjakan, hanya kamar 410 saja yang belum karena masih bertanda jangan diganggu.

Anto pun menelepon supervisor (atasan room boy yang bertugas mengecek kamar hasil kerjaan romboy). Dia telepon mengenai kamar 410.

Anto : Selamat sore pak, kamar 410 statusnya jangan diganggu, jadi gk usah saya kerjakan ya pak?
Supervisor : Coba kamu cek dulu kamarnya, soalnya dari kemaren terpasang tanda dont disturb, ini mencurigakan.
Anto: Baik pak.

Bergegas Anto menuju kamar 410. Ketika tepat didepan pintu, entah mengapa jantung Anto berdegup kencang diiringi perasaan merinding. Dia ketuk pintunya 3x, tapi tidak ada jawaban, lalu dia buka pintu. Tercium aroma amis menyengat, dia lihat ke lantai tembok banyak sekali ceceran darah, ini membuatnya semakin syok. Dia langkahkan kaki lebih dalam ke tempat tidur, dan yaa ammpuuun... dilihatnya seorang wanita sedang terlentang dengan leher yang hampir putus bersimbah darah...

Mulutnya sulit teriak seperti nyangkut ditenggorokkan. Sambil jalan perlahan keluar, Anto pun secepat kilat turun ke bawah, dan teriak2 "Ada mayat, ada mayat". Sontak area karyawan menjadi mencekam. "Dimana? dimana?" tanya security manager, "Di 410" jawab Anto. "Coba kamu tenang dulu, diam, jangan sampai terdengar oleh tamu", kata security manager.

Berangkatlah security manager disertai bawahannya dan juga beberapa staff housekeeping menuju TKP. Segeralah mereka melapor ke polisi, secepat kilat polisi pun datang dan membawa mayat tersebut untuk diotopsi.

Kabar ini sempat terdengar ke tamu lantai 4 karena suara olah TKP yang berisik, segeralah para tamu itu check out karena menakutkan sekali. Namun ada seorang tamu dikamar ujung yang belum tahu kejadian ini dikarenakan dia pulang ke kamar setelah selesai olah TKP.

Lalu apa yang terjadi dengan sang tamu tersebut di malam harinya???

Karena ceritanya terlalu panjang dan tidak muat untuk ditulis maka tunggu cerita selanjutnya dari Billy Long
Read more >>
Powered by Blogger.
 

Follows

Blogroll